logo


MUI Tak Usah Bubar, Eko Kuntadhi: Hanya Perlu Ubah Visi-Misi Jadi 'Cyber Army' Bersetifikasi Halal

Eko tampak menyindir rencana MUI membentuk pasukan siber.

22 November 2021 10:42 WIB

Eko Kuntadhi
Eko Kuntadhi twitter.com/eko_kuntadhi

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Eko Kuntadhi ikut menanggapi desakan pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang sempat bergaung di media sosial. Diketahui, desakan itu muncul usai anggota Komisi Fatwa MUI, Zain An-Najah ditangkap Densus 88 atas dugaan terorisme.

Eko menilai MUI tidak perlu dibubarkan. Menurutnya, MUI hanya perlu mengubah haluan menjadi pasukan siber yang berlabel halal.

“MUI gak perlu bubar. Hanya perlu mengubah visi-misi saja: menjadi cyber army yang bersetifikasi halal untuk kemakmuran dunia dan akhirat!,” sindirnya lewat akun Twitter @_ekokuntadhi, dikutip Senin (22/11).


Dikritik PKB soal Pasukan Siber Bela Anies, MUI DKI Tegaskan Tak Pakai Hibah Rp 10,6 M

Sebelumnya, MUI DKI Jakarta mengungkapkan rencananya membentuk pasukan siber untuk menghadapi para buzzer di media sosial. Pasalnya, ulah buzzer semakin keterlaluan karena menyudutkan ulama, bahkan umat Islam.

Rencana tersebut dicetuskan dalam Rapat Koordinasi Bidang Infokom MUI se-DKI Jakarta di Hotel Bintang Wisata Mandiri, Senin (11/10) lalu.

Dalam keterangan resminya, Ketua MUI DKI Jakarta Munahar Muchtar meminta jajarannya, tepatnya Bidang Infokom, untuk memiliki keterampilan teknologi informasi. Dia berharap Infokom MUI DKI dapat melawan para buzzer yang selama ini meresahkan umat Islam.

"MUI tidak usah takut untuk katakan yang haq itu haq. Saya punya prinsip kalau berkaitan dengan Al-Quran dan As-Sunnah tidak ada tawar menawar bagi saya," kata Munahar, dikutip di situs resmi MUI pusat dan MUI DKI Jakarta, Jumat (19/11).

Wagub DKI Ungkap Cara Anies Baswedan Hadapi Serangan Buzzer

Halaman: 
Penulis : Iskandar