logo


Hamas Dinyatakan sebagai Organisasi Terlarang oleh Pemerintah Inggris

Menteri Dalam Negeri Inggris telah memasukkan kelompok militan Palestina dalam daftar organisasi teroris

19 November 2021 20:50 WIB

Kelompok perjuangan rakyat Palestina, Hamas
Kelompok perjuangan rakyat Palestina, Hamas nonalignedmedia.com

LONDON, JITUNEWS.COM - Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel pada Jumat (19/11) mengatakan bahwa dia telah memasukkan kelompok militan Palestina, Hamas, ke dalam daftar organisasi teroris.

"Hamas memiliki kemampuan teroris yang signifikan, termasuk akses ke persenjataan yang luas dan canggih, serta fasilitas pelatihan teroris," kata Patel dalam sebuah pernyataan dilansir dari Channel News Asia.

"Itulah sebabnya hari ini saya bertindak untuk melarang Hamas secara keseluruhan," tambahnya.


NATO Bisa Memindahkan Senjata Nuklirnya dari Jerman ke Eropa Timur jika...

Hamas nantinya akan dianggap sebagai organisasi terlarang di bawah Undang-Undang Terorisme dan siapa pun yang menyatakan dukungannya untuk Hamas, mengibarkan benderanya atau mengatur pertemuan untuk organisasi itu juga akan dianggap melanggar hukum dan dikenai sanksi.

Hamas – yang bernama lengkap Gerakan Perlawanan Islam – merupakan sebuah kelompok militan yang memiliki sayap politik dan militer. Sejak dibentuk pada tahun 1987, mereka selalu menentang keberadaan Israel dan pembicaraan damai Israel-Palestina. Mereka justru melakukan "perlawanan bersenjata" terhadap pendudukan Israel atas wilayah Palestina.

Pejabat politik Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan bahwa langkah yang diambil oleh pemerintah Inggris itu sudah menunjukkan adanya "bias mutlak terhadap pendudukan Israel dan tunduk pada pemerasan dan dikte Israel".

"Menolak pendudukan dengan segala cara yang tersedia, termasuk perlawanan bersenjata, adalah hak yang diberikan kepada orang-orang yang berada di bawah pendudukan sebagaimana dinyatakan oleh hukum internasional," kata Hamas dalam sebuah pernyataan terpisah.

Korsel Kerahkan Jet Tempur Hadang Pesawat Militer China dan Rusia yang Mendekat ke Wilayah Udaranya

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia