logo


Luhut Berhasil Bujuk Pfizer Investasi di RI, Susi Pudjiastuti Beri Pesan Ini

Susi berharap masyarakat juga bisa memiliki sahamnya.

18 November 2021 15:00 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengaku berhasil membujuk dua perusahaan farmasi asal Amerika Serikat, Pfizer dan Merck, untuk berinvestasi di Indonesia.

Disebutkan, Pfizer dan Merck akan berinvestasi di berbagai bidang, terutama penanganan pandemi Covid-19. Luhut berharap investasi dua perusahaan farmasi itu mulai berlangsung pada tahun depan.

Kabar tersebut memperoleh perhatian khusus dari eks Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti. Dia menyarankan agar ruang tanam modal dibuat terbuka sehingga masyarakat bisa ikut memiliki sahamnya.


Khawatir Covid-19 Gelombang 3, Luhut: Tak Egois, Kembali Taati Prokes!

“Sekalian minta go public biar masyarakat bisa beli sahamnya juga,” cuitnya lewat akun Twitter @susipudjiastuti, dikutip Kamis (18/11).

Dua perusahaan farmasi itu akan berinvestasi di sejumlah bidang, terutama dalam penanganan pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Luhut menyebut pemerintah sangat agresif menarik para produsen obat dan vaksin untuk berinvestasi di Tanah Air.

"Mengenai obat ini, dan vaksin, pemerintah kita sangat agresif. Saya terlibat di dalamnya dan saya kira, pembicaraan dengan Merck dan Pfizer itu sudah sangat maju. Insya Allah kita dapat dan kita berharap bahwa itu harus ada pabriknya di dalam negeri sehingga kita tidak jadi importir saja tapi kita jadi producer (produsen)," ujar Koordinator PPKM Jawa-Bali itu.

Untuk diketahui, Merck merupakan produsen obat Molnupiravir antivirus Covid-19. Sementara itu, perusahaan farmasi Pfizer telah mengumumkan hasil uji klinis obat oral Covid-19, yaitu Paxlovid.

Haris Azhar dan Fatia Tak Hadiri Mediasi, Jubir Luhut: Nggak Perlu Ngeles-ngeles Drama

Halaman: 
Penulis : Iskandar