logo


3 Notaris Terlibat Mafia Tanah Nirina Zubir, NasDem: Harus Lebih Cermat, Apa Logis Membalikan Tanah ke Pembantunya?

Pemerintah bersama DPR bertekad memberantas mafia tanah.

18 November 2021 05:30 WIB

Saan Mustofa
Saan Mustofa Detak.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Politikus Partai NasDem, Saan Mustopa menyoroti keterlibatan tiga notaris dalam kasus mafia tanah dengan korban artis Nirina Zubir. Menurutnya, notaris seharusnya menjadi garda terdepan dalam memerangi mafia tanah.

"Khusus terkait dengan mafia tanah memang harus diselesaikan secara komprehensif, tidak bisa parsial kalau kita mau memberantas. Parsial itu bukan hanya di internal BPN saja, tapi juga misal tadi keterlibatan PPAT, notaris, itu semua memang harusnya punya komitmen yang sama untuk memberantas mafia tanah," kata Saan Mustopa kepada wartawan, Rabu (17/11/2021).

"Jadi, kayak notaris, harus lebih cermat lagi kalau ada orang minta bantuan terkait urusan surat-surat tanah," imbuhnya.


Pejabat Kementan Pakai Baju Kostranas NasDem, DPR: Ada Sanksinya, Sangat Jelas Diatur

Wakil Ketua Komisi II DPR itu mengatakan notaris harusnya lebih cermat dalam menerima tugas dari pihak-pihak yang ingin membalikan nama kepemilikan surat-surat beharga dengan nama yang bersangkutan.

"Misalnya kasusnya Nirina Zubir, kan seharusnya sebelum dia terima, kasus itu bisa dilihat juga apakah logis misalnya orang tua Nirina Zubir, keluarganya, membalikkan tanahnya ke pembantunya, itu kan hal tidak logis. Jadi bukan hanya lihat dari sisi dia pegang sertifikat harus dibaliknamakan ke keluarga dia, bisa diterima begitu saja," ujarnya.

Lebih lanjut, Saan beharap kasus serupa tidak terulang kembali. Ia menegaskan bahwa pemerintah bersama DPR bertekad memberantas mafia tanah.

"Jadi, menurut saya, semangat untuk melakukan pemberantasan mafia tanah itu sekarang sudah kuat, dan menjadi tekad semua, termasuk di DPR kan kita sudah ada panja mafia tanah. Kita nanti akan sinergikan semua, agar kasus-kasus seperti ini tidak terulang lagi ke depan," pungkasnya.

Aset 17 M Dibawa Kabur ART, Nirina Zubir Klaim Diberlakukan Kasar

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati