logo


Keabsahan Diragukan, Teddy Gusnaidi Haramkan Fatwa MUI

MUI itu hanya LSM biasa sama seperti LSM lain.

17 November 2021 19:23 WIB

Teddy Gusnaidi
Teddy Gusnaidi radarcirebon.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Eks politikus PKPI Teddy Gusnaidi menyebut fatwa yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) haram. Dia meragukan keabsahan fatwa dari MUI, yang dianggapnya sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) biasa.

Pernyataan itu disampaikan menanggapi pemberitaan Pengurus Fatwa MUI Pusat yang ditangkap Densus 88 karena diduga terlibat kasus terorisme.

Mulanya, Teddy menyinggung status MUI yang tak ada bedanya dengan LSM pada umumnya. Menurutnya, syarat masuk MUI tidak seperti di lingkup aparatur sipil negara (ASN) maupun kepolisian.


Pengurus MUI Ditangkap Densus 88, Ferdinand: Langkah Preventif, Bukan Kriminalisasi

“MUI itu kan hanya LSM biasa sama seperti LSM lain, LSM tumbuh-tumbuhan misalnya. Cukup bertiga udah bisa buat LSM, gak perlu lewati tes kayak mau jadi ASN atau Polisi,” cuitnya di akun Twitter @TeddGus, dikutip Rabu (17/11).

Oleh karena itu, Teddy menilai umat Islam sebaiknya tidak menjadikan fatwa MUI sebagai rujukan.

“Makanya kenapa gue mengharamkan Fatwa LSM MUI, karena gue gak yakin keabsahan fatwa yang lahir dari LSM,” tuntasnya.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menangkap tiga orang terduga teroris di wilayah Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (16/11). Mereka masing-masing ialah Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) Ustaz Farid Okbah, Komisi Fatwa MUI Pusat Zain An-Najah, dan Anung Al-Hamat.

Faizal Assegaf: Sampai Kiamat MUI Gak Bisa Dibubarkan

Halaman: 
Penulis : Iskandar