logo


Pengurus MUI Ditangkap Densus 88, Ferdinand: Langkah Preventif, Bukan Kriminalisasi

Ferdinand meminta rakyat untuk mendukung Densus 88 dalam melindungi negara dari terorisme.

17 November 2021 16:50 WIB

Ferdinand Hutahaean
Ferdinand Hutahaean twitter.com/ferdinandhaean3

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean ikut angkat suara terkait penangkapan anggota Komisi Fatwa MUI Pusat Ahmad Zain An-Najah oleh Densus 88 Antiteror.

Ferdinand mendukung penuh langkah pemberantasan terorisme di lembaga mana pun, termasuk MUI. Menurutnya, penangkapan pengurus MUI oleh Densus 88 layak mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat.

“Rakyat harus mendukung Polri, mendukung Densus 88 untuk memberikan perlindungan secara maksimal terhadap bangsa ini dari segala upaya-upaya serangan teroris,” cuitnya lewat akun Twitter @FerdinandHaean3, Rabu (17/11).


Tolak Pembubaran MUI, Ustaz Hilmi: Fatwanya Jadi Rujukan Umat Islam

Eks kader Partai Demokrat itu juga menilai penangkapan Ahmad Zain bukan bentuk kriminalisasi, melainkan upaya pencegahan.

“Penangkapan tokoh MUI tersebut adalah langkah preventif Polri, bukan kriminalisasi atau Islamophobia,” tegasnya.

Ferdinand lantas menyesalkan MUI sebagai ormas keagamaan justru anggotanya memiliki keterlibatan dengan gerakan teroris.

“Organisasi MUI itu organisasi tempat berkumpulnya ulama bukan tempat berkumpulnya teroris,” ujar Ferdinand.

“Menurut saya, ini sungguh sangat mengecewakan, semestinya MUI adalah penebar kebaikan, perdamaian dan toleransi bukan malah anggotanya terlibat tindak pidana teroris,” sambungnya.

MUI Terindikasi Terorisme, Eko Kuntadhi Usulkan Audit Ideologi

Halaman: 
Penulis : Iskandar