logo


Buruh Protes Upah Naik Dikit, Denny Siregar: Kalian Masih Kerja Aja Udah Bagus

Denny meminta para buruh untuk memahami situasi ekonomi yang terguncang akibat pandemi Covid-19.

17 November 2021 16:08 WIB

Denny Siregar
Denny Siregar Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar menyesalkan protes kelompok buruh atas rendahnya kenaikan upah minimum. Dia meminta para buruh untuk memahami situasi ekonomi yang terguncang akibat pandemi Covid-19.

“Woiii, yang lagi menderita waktu pandemi ini bukan hanya buruh aja, pengusaha juga sama ngos-ngosannya,” cuitnya lewat akun Twitter @DennySiregar7, dikutip Rabu (17/11).

Denny berharap para buruh bisa mensyukuri nikmat bekerja saat ini. Pasalnya, tak sedikit perusahaan yang terpaksa tutup atau mengurangi karyawan di tengah pandemi.


MUI Terindikasi Terorisme, Eko Kuntadhi Usulkan Audit Ideologi

“Mereka gak tutup pabriknya aja udah bagus. Kalian masih kerja aja udah bagus. Banyak tuh yang kena pengurangan tenaga kerja. Belajar bersyukur napa,” tegasnya.

Sebelumnya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak upah minimum rata-rata hanya naik 1,09% di 2022. Hal itu jauh dari angka kenaikan upah minimum yang diusulkan oleh KSPI, yakni 7-10%.

"KSPI menolak dengan tegas dan keras kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah dalam hal ini Menteri Ketenagakerjaan, terkait dengan kenaikan upah minimum yang kalau dilihat rata-rata kenaikan upah minimum untuk tahun 2022 baik UMP di tingkat provinsi maupun UMK, nampaknya nanti UMK di tingkat kabupaten/kota hanya 1,09%," kata Presiden KSPI Said Iqbal dalam konferensi pers virtual, Selasa (16/11).

KSPI menilai pemerintah lebih berpihak kepada pengusaha dalam menetapkan upah minimum 2022. Dalam hal ini, pemerintah dituding ingin mengulang rezim upah murah.

RS Sudah Penuh, Slovakia Berlakukan Lockdown Khusus bagi Warga yang Belum Divaksin

Halaman: 
Penulis : Iskandar