logo


Pengamat: Tanda-tanda Alam tentang Kemungkinan Reshuffle Masih Gelap Gulita

Adi menduga reshuffle dilakukan pada awal tahun.

17 November 2021 10:30 WIB

Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno
Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo belum memikirkan mengenai reshuffle atau perombakan Kabinet Indonesia Maju. Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, mengatakan bahwa tanda-tanda mengenai reshuffle masih gelap gulita.

"Presiden sepertinya hanya akan lantik Panglima TNI. Karena sejauh ini, tanda-tanda alam tentang kemungkinan reshuffle masih gelap gulita. Sepertinya banyak pertimbangan kalau reshuffle besok (hari ini). Paling mungkin reshuffle akan jadi kado indah awal tahun 2022," kata Adi kepada wartawan, Selasa (16/11).

Isu mengenai reshuffle muncul saat PAN bergabung ke koalisi partai pendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Adi menduga reshuffle dilakukan pada awal tahun.


Soal Reshuffle Kabinet Indonesia Maju, Jokowi: Belum

"Tapi kok sudah ditunggu 2 bulan, 3 bulan ini, tanda-tanda reshuffle itu tidak ada. Makanya publik menduga duga paling mungkin reshuffle ya awal tahun sebagai kado indah pembuka tahun baru, supaya tentu presiden ini melakukan penyegaran-penyegaran terhadap sejumlah menteri yang memang performa kinerjanya nggak bisa diharapkan lagi," katanya.

Menurutnya, jika reshuffle dilakukan sekarang maka bisa menimbulkan kegaduhan. Adi menyebut jika tahun depan tidak ada reshuffle maka lebih baik berhenti berbicara mengenai reshuffle karena sudah memasuki tahun politik.

"Sekarang misalnya tentu berpotensi menimbulkan kegaduhan karena pandemi belum sepenuhnya kondusif gitu ya. Recovery ekonomi kan baru mulai bangkit gitu karena ekonomi kita baru tumbuh 7%, mungkin kalau ada reshuffle di tengah kondisi yang sudah mulai membaik ini dikhawatirkan ada gejolak, ada resistensi dan ada protes-protes yang membuat justru nggak kondusif. Kalau tahun depan, ini kan menyisakan kurang lebih 2 bulan lagi, stabilitas politik segala macamnya itu sudah mulai kondusif bisa dikendalikan gitu," jelasnya.

"Sebenarnya bisa dilihat kenapa reshuffle itu paling mungkin bisa dilakukan tahun depan, ya kalau tahun depan nggak ada reshuffle ya tutup pintu aja, berhenti ngomong reshuffle. Ya kapan lagi karena tahun depan udah ngomongin tahun politik gitu loh," tambahnya.

Adi menyoroti kemungkinan masuknya PAN di kabinet. Menurutnya, akan menjadi kado yang indah untuk PAN jika reshuffle dilakukan tahun depan.

"Ya kado indah awal tahun buat PAN, buat presiden dapat darah segar gitu, dapat amunisi segar untuk mengakselerasi semua janji-janji politiknya bisa tercapai secara maksimal," ujarnya.

Jokowi Belum Ada Rencana Reshuffle, PAN: Kami Sifatnya Tentu Akan Menanti dan Menunggu

Halaman: 
Penulis : Admin