logo


Penanganan Covid-19 Indonesia Diklaim Lebih Baik daripada Negara Asia Tenggara dan Australia

Dilihat dari penambahan kasus infeksi per 100 ribu penduduk, penanganan Covid-19 Indonesia masih lebih baik dibandingkan sejumlah negara tetangga

15 November 2021 22:40 WIB

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP-PEN) Airlangga Hartarto mengklaim penanganan situasi pandemi Covid-19 Indonesia relatif lebih baik dibanding dengan sejumlah negara tetangga.

Hal itu terlihat dari jumlah penambahan kasus Covid-19 per 100 ribu penduduk. Sementara itu, dalam tiga bulan terakhir kasus infeksi Covid-19 di Indonesia diketahui mengalami penurunan yang cukup signifikan.

"Kalau kita lihat dibandingkan dengan berbagai negara lain, posisi kita relatif lebih baik seperti misalnya dengan kasus per 100 ribu penduduk, Indonesia hanya 1. Thailand per 100 ribu penduduk 89, Singapura per 100 ribu penduduk 454, Malaysia per 100 ribu penduduk 127, dan Australia 51 kasus per 100 ribu penduduk," kata Airlangga dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (15/11).


Austria Mulai Berlakukan Lockdown Khusus bagi Warga yang Belum Divaksinasi

Airlangga juga mengatakan bahwa pemerintah masih mengkaji rencana pembukaan perbatasan negara untuk perjalanan sebagai bagian dari kerja sama pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Kendati demikian, pembukaan perbatasan tersebut tetap disesuaikan dengan kondisi wabah Covid-19 di negara lain.

Untuk saat ini, wisatawan dari sejumlah negara tertentu sudah diijinkan untuk berkunjung ke Bali dan Kepulauan Riau mulai September 2021 lalu.

Negara-negara tersebut diantaranya, Arab Saudi, Selandia Baru, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, Qatar, China, India, Jepang, Korea Selatan, Italia, Prancis, Polandia, Hungaria, Norwegia, Swedia, dan Portugal.

"Pak Presiden meminta terkait dengan kunjungan untuk diperhatikan terutama memperhatikan kondisi di berbagai negara lain dan kajian terhadap vaccinated Travel Line (VTL) terus dilakukan. Namun pemerintah terus memonitor tingkat kasus di berbagai negara," tambahnya.

 

Luhut Bilang 29 Persen Wilayah Jawa-Bali Alami Peningkatan Kasus Infeksi Covid-19

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia