logo


Novel PA 212 Sebut PDIP Harus Dibubarkan, Ini Alasannya

PDIP dianggap partai paling terkorup.

14 November 2021 13:24 WIB

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, usai menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11).
Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, usai menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Reuni Akbar 212 dipastikan bakal digelar pada awal Desember mendatang, meski lokasinya belum ditentukan. Kegiatan itu disebut bukan sekadar bernostalgia, melainkan ada misi tertentu.

Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin menilai rezim saat ini telah menyimpang dari Pancasila, yakni kemanusiaan yang adil dan beradab. Misalnya, pembantaian enam Laskar FPI dan kriminalisasi ulama.

Novel menganggap hal itu merupakan sebagian persoalan besar di Indonesia. Dia juga menyoroti wacana PDIP tentang RUU HIP yang disebutnya sebagai pengganti Pancasila.


Bela Puan Tanam Padi saat Hujan, Ruhut: Makin Tinggi Pohon Makin Kencang Angin Bertiup

"Itu masalah besar dan PDIP harus dibubarkan," kata Novel, dilansir dari jpnn.com, Minggu (14/11).

Anak buah Rizieq Shihab itu mengatakan Reuni Akbar 212 perlu digelar untuk menuntaskan berbagai masalah besar.

"Tangkap Harun Masiku dan bubarkan PDIP karena partai paling koruptor, sehingga indonesia menjadi terkoruptor nomor tiga di Asia dan negara nomor enam paling banyak utang," pungkasnya.

Tak Sekadar Nostalgia, Novel Sebut Reuni Akbar 212 Aksi Selamatkan Bangsa

Halaman: 
Penulis : Iskandar