logo


Klaim RI Mampu Setop Batu Baru 2035, Luhut: Asal Kasih Uang

Luhut mengatakan agar bisa berhenti menggunakan batu bara, Indonesia harus membangun pembangkit energi listrik energi baru dan terbarukan (EBT).

13 November 2021 10:34 WIB

Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meyakini Indonesia bisa menghentikan penggunaan batu bara sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) lebih awal dari kesepakatan dengan negara adidaya yaitu pada tahun 2040 menjadi 2035. Namun, kata dia, hal tersebut dapat terwujud apabila negara adidaya memberikan pendanaan kepada Indonesia.

"Ya bisa, mau tahun 2035 pun boleh, asal kau (negara adidaya) kasih uang," kata Luhut dalam tayangan CNNTV, Jumat (12/11/2021).

Luhut mengatakan agar bisa berhenti menggunakan batu bara, Indonesia harus membangun pembangkit energi listrik energi baru dan terbarukan (EBT). Ia mengatakan hal tersebut perlu dilakukan agar tidak mengalami krisis energi seperti negara China dan Inggris.


Dipuji Luhut soal Penanganan Covid-19, Begini Tanggapan Anies Baswedan

"Nah kita punya program, mau 2040 pun itu nanti tidak ada batu bara lagi silakan. Tapi kau kasih uangnya untuk kami early retirement supaya kami bisa bangun tadi geothermal-nya, hydro powernya, solar panel, dan seterusnya," beber Luhut.

Meski demikian, ia mengatakan Indonesia tidak bisa mewujudkan hal itu apabila tidak diberi dana oleh negara adidaya. Pasalnya, menurut Luhut kerusakan alam tidak semata-mata ulah rakyat Indonesia, namun juga ulah negara-negara maju.

"Nggak bisa dong mau kita karena kan kerusakan alam ini bukan hanya karena kita, karena kalian malah," pungkasnya.

Tegaskan Tak Ambil Untung dari Tes PCR, Luhut Siap Dipanggil KPK hingga Mundur dari Menko Marves

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati