logo


Tegaskan Tak Ambil Untung dari Tes PCR, Luhut Siap Dipanggil KPK hingga Mundur dari Menko Marves

Luhut mengakui menggelontorkan uang ke GSI, namun tidak dalam konteks nyari untung.

13 November 2021 06:00 WIB

Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir dilaporkan ke KPK soal keterlibatannya dalam bisnis tes PCR.

Merespons hal itu, Luhut mengaku siap dipanggil KPK untuk memberi keterangan. Dia juga bersedia menanggalkan jabatannya bila terbukti mengambil keuntungan dari bisnis PCR.

“Siap aja (dipanggil KPK), kenapa sih nggak. Saya nggak ada yang saya takutin sepanjang saya tidak melakukan itu, ndak ada,” ujarnya dalam tayangan TV CNN, Jumat (12/11).


Tes PCR Turun Harga, Fahira Idris: Berdampak Besar dalam Upaya Pemerintah Mengendalikan Pandemi

“Apa yang saya lakukan? Wong saya tidak ada bisnis apa-apa dengan itu, dan memang dasarnya bisnis itu memang murni untuk kemanusiaan,” kata Luhut. “Kalau saya terima duitnya saya resign, gampanglah gitu aja repot.”

Luhut tak menampik jika dirinya menggelontorkan uang ke Genomik Solidaritas Indonesia (GSI). “Kalau ke GSI itu saya naro duit memang, tapi tidak dalam konteks untuk ambil untung,” tegasnya.

Koordinator PPKM Jawa-Bali itu juga siap diaudit BPK demi membuktikan dirinya tak mengambil untung sedikit pun dari GSI.

“Siap banget (diaudit) dari awal, tidak ada ke kantong saya satu peserpun. Untuk apa sih wong duit saya dari bisnis saya cukup hidup kok, saya nyumbang karena betul-betul kemanusiaan,” tandasnya.

Dipuji Luhut soal Penanganan Covid-19, Begini Tanggapan Anies Baswedan

Halaman: 
Penulis : Iskandar