logo


Soal Unggahan Ma'ruf Amin 'Patung Istana', Presiden BEM Unmul: Hanya Mengkritisi Kinerja Wapres

Presiden BEM Universitas Mulawarman (Unmul) menjelaskan soal unggahan foto Wakil Presiden Ma'ruf Amin 'Patung Istana'.

10 November 2021 17:15 WIB

Unggahan BEM Unmul soal Wapres Ma\'ruf Amin
Unggahan BEM Unmul soal Wapres Ma'ruf Amin Ist

SAMARINDA, JITUNEWS.COM - Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mulawarman (Unmul) Abdul Muhammad Rachim menjelaskan soal unggahan foto Wakil Presiden Ma'ruf Amin 'Patung Istana'. Rachim mengatakan bahwa unggahan tersebut tidak bermaksud merendahkan.

"Katanya kalimat 'Patung Istana' itu yang dipermasalahkan publik, sebenarnya patung istana itu gambaran kerja Wakil Presiden yang kurang, tidak merendahkan hanya mengkritisi kinerja Wakil Presiden," kata Rachim kepada wartawan, Rabu (10/11).

Rachim mengaku siap memenuhi panggilan polisi terkait unggahan BEM Unmul di sosial media. Rachim mengaku ada urusan sehingga belum bisa memenuhi panggilan polisi hari ini.


Dipolisikan Usai Unggah Ma'ruf Amin Patung Istana, BEM Unmul: Tak Ada Niatan Rendahkan Martabat

"Saya siap dipanggil, tapi untuk hari ini saya belum bisa hadir karena ada urusan yang lain. Tapi saya pastikan dalam waktu dekat akan memenuhi panggilan kepolisian," katanya.

Rachim mengatakan bahwa Kaltim sedang berduka karena pemerintah tidak serius mengatasi masalah tambang.

"Kaltim memang lagi berduka, karena tidak ada keseriusan pemerintah mengatasi masalah tambang, apalagi sudah banyak korban," ungkapnya.

Rachim mengaku sudah berkoordinasi dengan tim advokat dari Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Fakultas Hukum Unmul.

"Saya juga terus berkoordinasi dengan LBH Unmul, ini kan delik absolut, jadi hanya bisa dipersoalkan kalau yang bersangkutan yang melaporkan langsung," kata Rachim.

BEM Unmul Posting Ma'ruf Amin 'Patung Istana', Rektor Minta Maaf

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata