logo


Waspada, Berikut Biaya Tersembunyi yang Wajib Diketahui dalam Trading Forex

Berikut biaya-biaya yang harus dikeluarkan dalam trading forex

10 November 2021 09:00 WIB

Ilustrasi trading Forex
Ilustrasi trading Forex istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dalam menjalankan sebuah bisnis tentu tidak terlepas dari beban biaya yang dikeluarkan. Ibaratnya untuk tetap going concern dalam pengelolaan bisnis harus pandai dalam menekan biaya yang ada. Begitu pula dengan Trading Forex. Semua Trader pasti ingin menjadikan trading forex dan komoditi bisnisnya mendapatkan profit yang konsisten dan bertahan lama. Trader perlu mengenali biaya-biaya apa saja yang harus dikeluarkan untuk mengelola kelangsungan bisnisnya.

Penting bagi trader untuk mengetahui biaya apa saja yang harus dikeluarkan sebelum melakukan transaksi trading forex dan mengenali semua biaya tersebut sebelum mereka memilih broker agar tidak terjebak biaya tersembunyi.

Berikut ini adalah biaya-biaya yang terdapat dalam trading forex:


5 Tips Mudah Mengelola Stok Barang Agar Bisnis Efisien

1. Spread

Spread adalah selisih antara harga jual dan harga beli. Dalam platform Metatrader4 spread dikenal dengan Bid (harga jual) dan Ask (harga beli). Untuk order transaksi jual menggunakan harga bid (harga jual) dan untuk transaksi beli menggunakan harga ask (harga beli). Harga jual pasti selalu lebih rendah dibandingkan harga beli.

2. Swap

Swap adalah biaya menginap. Biaya ini dibebankan kepada para trader apabila masih memiliki order atau posisi yang terbuka sampai melewati batas tutup pasar Amerika Serikat. Untuk itu pentingnya para trader mengetahui kapan jam buka dan tutup pasar di sesi Asia, Eropa dan Amerika. Seringnya broker memuat biaya swap untuk masing-masing produk. Biaya swap ini bisa bernilai positif dan negatif. Jika bernilai positif maka trader akan mendapatkan tambahan nilai, dan jika bernilai negatif maka trader harus membayar.

3. Komisi

Komisi adalah biaya yang dikeluarkan dalam setiap transaksi dalam trading forex. Komisi ini biasa dibayarkan per 1 lot transaksi. Semakin kecil komisi yang dikeluarkan maka trader bisa mendapat profit yang lebih besar. Begitu pula sebaliknya, semakin besar biaya komisi yang dikeluarkan semakin menekan profit yang dihasilkan.

Para trader penting untuk mengenali masing-masing dari ketiga biaya tersebut. Pasalnya, broker bisa menawarkan komisi kecil tapi spreadnya melebar ataupun sebaliknya.

4. Biaya top up dan withdrawal

Top up atau Dana deposit adalah dana yang disetorkan agar dapat melakukan transaksi trading forex. Sangat penting bagi para trader untuk memilih broker yang tidak mengenakan biaya top up dan withdrawal. Memilih broker yang menyediakan banyak pilihan bank untuk top up dan withdrawal semakin baik, karena dapat menekan biaya transfer antar bank. Lebih baik lagi jika bisa setor dana via virtual account, karena transaksi bisa terverifikasi secara otomatis tanpa harus menunggu untuk langsung melakukan trasnsaksi trading.

5. Biaya Taining dan Advisor

Untuk lebih mengoptimalkan profit, para trader harus banyak mempelajari ilmu trading baik melalui seminar, webinar atau training. Banyak broker yang menyediakan berbagai pelatihan trading. Ada yang berbayar bahkan ada juga yang gratis. Oleh karena itu, memanfaatkan fasilitas dengan memilih broker yang menyediakan edukasi gratis sangat penting untuk diperhatikan.

6. Kenali Broker

Kenali Broker sebelum transaksi trading forex adalah hal yang paling penting. Pilih broker transparan adalah hal bijak agar tidak terjebak oleh biaya terselubung yang tiba-tiba muncul ditengah transaksi Anda.

Emas Dunia Berpeluang Naik, Pasar Tunggu Pidato Fed Powell

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia