logo


Trump Sebut China Akan Ambil Alih Bekas Pangkalan Militer AS di Afghanistan

Mantan Presiden AS mengklaim jika fasilitas pangkalan udara Bagram di Afghanistan akan diambil alih oleh China

8 November 2021 13:00 WIB

Donald Trump
Donald Trump bbc

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengklaim bahwa China akan mengambil alih bekas pangkalan udara AS di Afghanistan, Pangkalan Udara Bagram, setelah Presiden Joe Biden menarik keluar seluruh pasukan militer AS dari Afghanistan dan menyerahkan pemerintahan negara tersebut kepada rezim Taliban.

“Mereka tidak berbicara tentang penarikan lagi. Mereka tidak membicarakannya dengan sengaja. Itu sangat buruk hingga seakan-akan bisa membunuh (Joe Biden). Dua, tiga hari setelah itu berakhir, mereka bahkan berhenti menyebutkannya,” kata Trump, berbicara kepada Fox News pada Minggu (7/11).

Trump bersikeras bahwa jika dia adalah presiden AS, maka ia akan berupaya semaksimal mungkin mempertahankan fasilitas militer di Bagram dan Fasilitas Penahanan Parwan – penjara militer di pangkalan yang berisi ribuan tahanan jihadis. Menurutnya lokasi fasilitas tersebut sangat strategis karena tidak jauh dari wilayah China.


Kapal Perang AS Berlayar di Laut Hitam, Angkatan Laut Rusia Gelar Simulasi Perang

“Kami akan mempertahankan Bagram karena berada di sebelah China. Dan jaraknya satu jam dari fasilitas nuklir mereka, dan kami menyerah juga," kata Trump. “Dan sekarang China akan mengambil alih Bagram, menurut saya.”

Sebelumnya, pada awal September lalu Trump juga menyebut keputusan penarikan personil AS dari Afghanistan adalah salah satu keputusan memalukan dari pemerintahan Joe Biden.

"Membiarkan (tindakan) yang memalukan terjadi di Afghanistan dengan orang yang sama yang melakukan kerusakan 20 tahun lalu - itu adalah rasa malu terbesar dalam sejarah negara kita. [...] Tidak pernah ada yang seperti ini. Sepertinya kita melarikan diri, dan itu semua karena kita memiliki orang yang tidak kompeten sebagai pemimpin negara kita," kata Trump.

Militer Pakistan Tembaki Kapal Ikan India, Seorang Nelayan Tewas

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia