logo


Akhirnya, Rokok Elektrik Dilarang Beredar

Saat ini Kemenkes belum memberikan rekomendasi pelarangan rokok tembakau

18 Mei 2015 13:57 WIB

Rokok elektrik (Ist)
Rokok elektrik (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Partogi Pangaribuan mengatakan sudah mendapat rekomendasi dari Kementerian Kesehatan soal pelarangan rokok elektrik. Dari rekomendasi tersebut Kemendag akan segera melarang perdagangan rokok elektrik yang dianggap membahayakan kesehatan.

"Soal rokok eletrik itu berbahaya bagi kesehatan, ada pelarangan dari kemenkes. Minggu ini rencananya akan ada koordinasi antara Kemendag dengan Kemenkes," tuturnya di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta pada Senin (18/5)..

Ketika ditanya mengenai soal pelarangan rokok tembakau, dirinya mengaku saat ini Kemenkes belum memberikan rekomendasi pelarangan rokok tembakau. Rokok elektrik dianggap jauh berbahaya dibandingkan dengan rokok tembakau sehingga Kemenkes lekas-lekas memberikan rekomendasi pelarangan.


Dunia Usaha Harus Proaktif Dukung Swasembada Pangan

"Mungkin ini berpotensi lebih bahaya dibandingkan rokok biasa, kalau Menkes usul itu pasti ada alasan yang jelas. Sudah ada keluhan, Menkes resmi usul pelarangan pasti ada alasannya tidak asal saja,"lanjutnya.

Saat ini di Indonesia ramai beredar rokok elektrik yang berasal dari Tiongkok dan Amerika. Hal ini membuat kekhawatiran Kementerian Kesehatan yang telah melakukan kajian mengenai bahaya rokok eletrik. Nantinya pada minggu ini akan diadakan koordinasi antara Kemendag dan Kemenkes untuk menindaklanjuti rekomendasi pelarangan tersebut.

Tahun Depan, Pemerintah Bangun 47 Pembangkit Diesel

Halaman: 
Penulis : Andi Dwijayanto, Vicky Anggriawan