logo


AS Setujui Proliferasi Nuklir, Korut Sebut Washington Terapkan Standar Ganda

Kementerian Luar Negeri Korea Utara menuding pmerintah AS sudah memberlakukan standar ganda atau bersikap tidak adil dalam sejumlah kebijakan yang mereka ambil

2 November 2021 19:15 WIB

Bendera Korut
Bendera Korut Kumparan

SEOUL, JITUNEWS.COM - Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengecam sikap pemerintah Amerika Serikat (AS) yang mereka anggap telah menerapkan standar ganda dalam menyetujui proliferasi nuklir di seluruh dunia, salah satunya melalui pembentukan aliansi pertahanan trilateral dengan Inggris dan Australia atau yang disebut AUKUS.

Di bawah aliansi pertahanan tersebut, Australia nantinya akan mendapat teknologi kapal selam nuklir dari Inggris dan AS.

Kementerian tersebut meminta komunitas internasional untuk terus mengawasi tindakan AS yang kemungkinan telah melakukan pelanggaran "sistematis" terhadap Korea Utara.


Anti Rudal Balistik dan Hipersonik, Sistem Pertahanan Udara S-500 Buatan Rusia Bakal Diekspor ke China dan India

"AS sendiri telah mengabaikan prinsip non-proliferasi nuklir dan membiarkan standar ganda sejalan dengan strategi mereka untuk menguasai dunia," kata Kementerian Luar Negeri Korut, seperti dikutip dari kantor berita Yonhap, Senin (1/1/2021).

Menurut Korea Utara, AS telah mengembangkan dan menggunakan senjata nuklir untuk pertama kalinya di dunia dan mengambil langkah proliferasi pertama dengan mentransfer teknologi kapal selam nuklir ke Inggris untuk menanggapi ancaman dari Uni Soviet di masa lalu.

Sikap standar ganda AS juga terlihat saat mereka mengecam kegiatan uji coba rudal balistik yang dilakukan oleh Korea Utara pada beberapa waktu lalu. Saat itu, kecaman AS hanya tertuju kepada Korea Utara saja, padahal di waktu bersamaan Korea Selatan juga melakukan uji coba peluncuran rudal.

 

Rusia Khawatir Senjata AS yang Tertinggal di Afghanistan Bisa Beredar di Pasar Gelap

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia