logo


Bicara soal GeNose C19, Dahlan Iskan: Waktu Itu Kenapa Tidak Merayu Pemerintah

Dahlan Iskan menyayangkan teknologi Covid-19 yang diciptakan oleh anak bangsa tidak dioptimalkan

29 Oktober 2021 22:15 WIB

Genose C19
Genose C19 Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, menyoroti penggunaan GeNose 19 di tengah gejolak diturunkannya harga tes PCR.

"Tentang teknologi, artinya covid ini kita berada di suasana yang begitu hebatnya kok tidak muncul kehebatan di bidang lain misalnya GeNose, dan sama sekali kita tidak menemukan jejak di bidang kesehatan," kata Dahlan dalam diskusi bertajuk 'Bisnis Dibalik Pandemi' yang digelar secara virtual, Jumat (29/10).

Ia menyayangkan teknologi Covid-19 yang diciptakan oleh anak bangsa tidak dioptimalkan. Dahlan mengatakan bahwa dalam menciptakan GeNose C19 anak bangsa kesulitan mencari bahan baku.


Harga Tes PCR Turun Jadi Rp 275 Ribu, Wagub DKI: Nggak Mungkin Pemilik Usaha Bandel

"Waktu itu saya tau persis GeNose bicara panjang dengan Prof Fuad intinya sulit membeli bahan baku, karena bahan baku itu dibeli jumlah kecil karena ordernya sedikit, dan itu menjadi mahal dan sulit datangnya," ujarnya.

Dahlan menyebut bahwa pemerintah tidak membantu dalam pengembangan penggunaan GeNose C19. Seperti diketahui, GeNose (Gadjah Mada Electronic Nose) adalah alat pendeteksi virus Covid-19 melalui napas yang dihembuskan oleh seseorang.

"Waktu itu kenapa tidak merayu pemerintah supaya pemerintah order dalam jumlah yang cukup katakanlah 1 kontainer, sehingga dengan demikian impornya bisa sekaligus bisa lebih murah," tuturnya.

"Dia (Prof Fuad) bilang kalau 40 fit kami ga punya uang pak, UGM gak punya uang. Uang begini banyak dihambur-hamburkan, uang untuk 1 kontainer bahan baku GeNose kok tidak bisa, ini yang disebutkan implemen tidak terbentuk," pungkasnya.

Soal Rencana Tes PCR di Semua Moda Transportasi, PKS Minta Digratiskan Menggunakan BPJS Kesehatan

Halaman: 
Penulis : Admin