logo


AS Diminta Tak Anggap China sebagai Musuh

Kemenlu China meminta AS untuk tidak lagi menganggap China sebagai musuh serta tidak mencampuri urusan dalam negerinya

28 Oktober 2021 21:42 WIB

AS-China
AS-China istimewa

BEIJING, JITUNEWS.COM - Kementerian Luar Negeri China, pada Kamis (28/10) meminta Amerika Serikat untuk segera meninggalkan mentalitas Perang Dingin dan berhenti menganggap China sebagai musuh.

"Kami mendesak AS untuk berhenti membuat masalah dengan China atau menganggap China sebagai sebuah musuh imajiner, meninggalkan mentalitas Perang Dingin, serta melihat perkembangan pertahanan nasional dan militer (China) dengan objektif dan rasional," kata juru bicara Kemenlu China, Wang Wenbin kepada wartawan.

Ia juga berharap AS untuk menggenjot kerjasama bilateral dengan China sebagai upaya meningkatkan rasa saling percaya diantara kedua negara.


Ada Kasus Pelecehan Seksual, Uni Eropa Berhenti Danai Program WHO di Kongo

"Washington seharusnya membuat upaya yang lebih besar dalam meningkatkan rasa saling percaya dan kerjasama antara China dan Amerika Serikat, begitu juga dengan tetap menjaga perdamaian, stabilitas dan perkembangan di seluruh dunia," tambahnya.

Belakangan ini, hubungan diplomatik kedua negara kembali memanas, terutama setelah puluhan pesawat tempur China berupaya masuk ke wilayah Taiwan beberapa waktu lalu. Insiden tersebut membuat pemerintah Taiwan khawatir jika China akan melancarkan agresi militernya dalam waktu dekat ini.

Menanggapi kekhawatiran salah satu negara sekutunya tersebut, Presiden Joe Biden menegaskan bahwa meski AS tidak ingin terlibat perang dingin dengan China, namun militer AS akan selalu mampu melindungi Taiwan dari ancaman agresi China.

"Saya tidak ingin perang dingin dengan China. Saya ingin China memahami bahwa kami tidak akan mundur dan mengubah pandangan kami," kata Biden kepada CNN, Kamis (21/10).

"China, Rusia, dan seluruh dunia tahu kami memiliki militer paling kuat dalam sejarah dunia," tambahnya.

12 Negara Uni Eropa Desak Israel Hentikan Pembangunan Pemukiman Yahudi di Tepi Barat

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia