logo


Isu Taiwan Urusan Dalam Negeri China, Beijing Desak Washington Putuskan Kontak dengan Taipei

Juru bicara Kemenlu China mendesak AS untuk memutuskan hubungan, baik secara diplomatik maupun militer, dengan Taiwan

28 Oktober 2021 18:30 WIB

Bendera China (kiri) dan Taiwan
Bendera China (kiri) dan Taiwan istimewa

BEIJING, JITUNEWS.COM - Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin, pada Kamis (28/10) mendesak AS untuk menghormati prinsip Satu China dan menghentikan kontak, baik secara diplomatik maupun militer, dengan Taiwan.

"AS harus mematuhi prinsip Satu China dan ketentuan dari tiga hubungan diplomatik AS-China. Kami sangat menentang setiap kontak resmi (diplomatik) dan militer antara AS dan Taiwan, serta campur tangan AS dalam urusan dalam negeri China," katanya dalam sebuah konferensi pers.

Sebelumnya, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen telah mengkonfirmasi jika personil militer AS sudah beroperasi di wilayahnya untuk melatih pasukan tentara Taiwan. Tsai juga yakin jika AS dapat membantu melindungi negaranya dari ancaman China yang semakin meningkat setiap harinya.


China Desak IMF dan Bank Dunia Beri Bantuan Finansial untuk Afghanistan

"Saya memiliki keyakinan bahwa AS dapat membantu mempertahankan Taiwan," kata Tsai dalam sebuah wawancara dengan CNN pada Rabu (27/10).

"Ada pasukan AS di pulau (Taiwan), meski tidak sebanyak yang orang pikirkan," tambahnya.

Taiwan sendiri sudah membangun pemerintahan sendiri yang terpisah dari China Daratan sejak 1949, setelah berakhirnya perang sipil di negara tersebut. Sejak saat itu, Taiwan menyatakan diri sebagai sebuah negara yang merdeka dan membangun kerja sama perekonomian dengan sejumlah negara lain.

 

India Uji Coba Rudal Balistik dengan Daya Jelajah hingga 5 Ribu Kilometer

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia