logo


Jokowi: Pemuda Adalah Pemimpin Perubahan

Jokowi mengatakan bahwa Indonesia harus bersatu menghadapi dunia yang sedang berubah

28 Oktober 2021 15:30 WIB

Joko Widodo
Joko Widodo Ist

JOKOWI, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo memberikan pesan kepada generasi muda di peringatan Hari Sumpah Pemuda 2021. Jokowi mengatakan bahwa Indonesia harus bersatu menghadapi dunia yang sedang berubah.

"Kini Indonesia harus kuat bersatu menghadapi dunia yang sedang berubah. Zaman telah berganti, dari serba-analog menjadi serba-digital. Anda para pemuda adalah lahir tumbuh dan dewasa di era digital. Kita, para generasi pendahulu, adalah warga pendatang, migran digital," kata Jokowi dalam sambutannya di Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2021, Kamis (28/10).

Jokowi mengatakan bahwa para pemuda harus bisa menemukan cara-cara yang inovatif. Jokowi menyebut pemuda adalah pemimpin perubahan di era digital.


Erick Thohir Dinilai Sibuk Pencitraan Diri untuk Muluskan Jalan ke 2024

"Pemuda menjadi yang terdepan dalam menemukan cara-cara baru yang inovatif. Pemuda adalah pemimpin perubahan, pemimpin di era digital. Pemuda mestinya tidak dibatasi usia. Usia bukan batasan, bukan pula jaminan. Kita semua harus tetap muda, yang muda harus terus bekali diri yang terkini, yang terbaru. Generasi sebelumnya harus terus meremajakan diri, mengadopsi cara-cara baru dalam berpikir dan bekerja," ujar Jokowi.

Jokowi mendorong pemuda menjadi pemimpin yang menguasai teknologi serta berani mengambil inisiatif.

"Dalam dunia yang penuh disrupsi, waktunya kaum muda menjadi pemimpin untuk memenangkan kompetisi. Pemimpin yang menguasai teknologi, bukan dikuasai teknologi. Pemimpin yang berani mengambil inisiatif, tetapi tetap harus humanis. Pemimpin yang mau terus belajar kepada siapa saja, tentang apa saja, dan yang lebih penting pemimpin yang siap berkontribusi untuk kemajuan Indonesia," ujar Jokowi.

Jokowi menyebut bahwa masih ada pemuda yang tidak memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tinggi.

"Namun harus ada pemuda Indonesia yang lain, yang memberi tahu kepada yang belum tahu. Yang meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepada yang kurang. Yang meningkatkan kesejahteraan kepada yang miskin. Yang membuat semua anak Indonesia mempunyai kontribusi yang lebih besar kepada kemanusiaan dan kemajuan bangsa," ujar Jokowi.

Profesor Singapura Sebut Jokowi Presiden Terefektif di Dunia, PKS Heran: Bagian Mana yang Luar Biasa?

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata