logo


Novel Kritik Pimpinan KPK Rapat di Hotel Bintang 5, Sekjen Berdalih Sudah Diagendakan Jauh Hari

Sekjen KPK sebut rapat di Yogyakarta merupakan harmonisasi tindaklanjut amanah ndang-undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK

27 Oktober 2021 22:05 WIB

sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/kpk-tanggapi-pkpu-luluskan-eks-koruptor-maju-pilkada-2020-enggak-ada-yang-lain.html
sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/kpk-tanggapi-pkpu-luluskan-eks-koruptor-maju-pilkada-2020-enggak-ada-yang-lain.html

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekjen Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),  Cahya Hardianto Harefa menjawab kritikan mantan penyidik senior Novel Baswedan terkait rapat kerja pimpinan KPK di Hotel Sheraton Yogyakarta, pada 27-29 Oktober 2021. Cahya menegaskan bahwa agenda rapat pimpinan KPK sudah diagendakan jauh hari.

"Rapat intensif yang digelar di Yogyakarta ini telah diagendakan jauh-jauh hari baik dari aspek perencanaan anggaran maupun rancangan pelaksanaannya, namun harus tertunda karena kondisi pandemi dan baru bisa dilaksanakan saat ini," ujar Cahya dalam keterangan tertulis, Rabu (27/10/2021)

Cahya menjelaskan bahwa rapat tersebut merupakan harmonisasi tindaklanjut amanah ndang-undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Ia menyebut perlu ada rapat intensif untuk memfinalisasi rumusan aturan dan struktur organisasi KPK yang baru.


Eko Kuntadhi soal KPK: Ada Novel atau Gak Ada Novel Sama Saja

"Pascapelantikan peralihan status pegawai KPK menjadi ASN tersebut, kami kemudian perlu melakukan harmonisasi regulasi dan penyempurnaan struktur organisasi guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi KPK sesuai UU tersebut," ujarnya.

Lebih lanjut, Cahya menegaskan bahwa regulasi dan struktur organisasi yang kuat akan menjadikan tugas pemberantasan korupsi menjadi lebih efektif.

"Pelibatan pimpinan dan para pejabat struktural ini juga penting untuk menyelaraskan seluruh program kerja KPK, membangun kerja sama antartim dan unit kerja, yang pada akhirnya bisa menguatkan kinerja kelembagaan,"  ucapnya.

Sebelumnya, Novel Baswedan mengkritik rencana rapat yang akan digelar pimpinan KPK di Hotel Sheraton Yogyakarta. Ia menyebut pimpinan KPK tidak peka terhadap penggunaan anggaran negara ditengah pandemi Covid-19. Menurutnya, pimpinan KPK cukup menggelar rapat di Gedung KPK tanpa harus keluar kota yang menghabiskan banyak anggaran.

Azis Syamsuddin: Orang Menganggap Saya Orang Terlalu Baik, dengan Terlalu Baik Inilah Saya Apes

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati