logo


Demokrat: Saat SBY Memimpin Indonesia Rakyat Bisa Hidup Enak, Tidak Susah Seperti Sekarang

Herzaky mengatakan dalam 10 tahun kepemimpinan SBY kemiskinan turun drastis dan pengangguran turun secara signifikan

27 Oktober 2021 21:15 WIB

Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Bakomstra Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, mempertanyakan apa salah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Partai Demokrat ke PDIP. Hal itu menanggapi pernyataan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, dinilai menyerang SBY dan Partai Demokrat.

"Apa salah Demokrat dan Bapak SBY sampai Demokrat dan Bapak SBY difitnah terus? Apa karena mungkin banyak rakyat yang kangen era Bapak SBY dan Demokrat? Soalnya, saat SBY dan Demokrat memimpin Indonesia, rakyat bisa hidup enak, tidak susah seperti sekarang," kata Herzaky seperti diberitakan Detikcom, Rabu (27/10).

Herzaky mengatakan dalam 10 tahun kepemimpinan SBY kemiskinan turun drastis dan pengangguran turun secara signifikan. Ia lalu membandingkan dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Menurutnya, hal yang wajar jika rakyat kangen dengan era SBY.


PDIP: Sepertinya Ada yang Ingin Membelah Partai

"Kemiskinan turun drastis, pengangguran turun secara signifikan. Sepuluh tahun Pemerintahan Bapak SBY menjadi Presiden, penduduk miskin berhasil dikurangi sebanyak 8,42 juta jiwa, atau 842 ribu per tahunnya. Sedangkan lima tahun pertama Pemerintahan Joko Widodo, sebelum pandemi melanda, hanya mampu mengurangi 2,94 juta penduduk miskin, atau 588 ribu per tahun. Jauh sekali kan, bedanya?" ucapnya.

"Begitu pula dengan pengangguran. Selama pemerintahan SBY, pengangguran berkurang sebanyak 3,01 juta orang. Atau, 301 ribu orang per tahun. Jauh di atas era Jokowi, yang hanya mampu mengurangi pengangguran 140 ribu selama lima tahun, atau 28 ribu saja per tahun. Apalagi pasca pandemi Covid-19 ini. Jumlah pengangguran dan kemiskinan melonjak drastis. Wajar saja kalau banyak rakyat kangen era Bapak SBY dan Demokrat," jelas Herzaky.

PKB: Tak Menutup Kemungkinan Pilpres 2024 Hanya Akan Diikuti 1 Paslon

Halaman: 
Penulis : Admin