logo


PDIP: Sepertinya Ada yang Ingin Membelah Partai

Hasto menyebut bahwa ada kelompok yang ingin membelah partai

27 Oktober 2021 20:00 WIB

Hasto Kristiyanto.
Hasto Kristiyanto. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, menyebut bahwa ada kelompok yang ingin membelah partai. Hasto menyebut ada kelompok yang memanfaatkan isu terkait pemilu.

"Lalu, sepertinya ada yang ingin membelah partai, tidak sabar berkaitan dengan capres-cawapres," kata Hasto saat membuka acara pelatihan kebencanaan dengan tema 'La Nina, Fenomena, dan Dampaknya' secara virtual, Rabu (27/10).

Hasto mengatakan bahwa ada pihak yang mengangkat isu mengenai capres-cawapres.


Gerindra: Prabowo Subianto Adalah Sosok yang Banyak Dipilih Milenial Sebagai Capres Favoritnya

"Dalam capres-cawapres sepertinya, kan, seperti itu. Wasitnya saja, KPU, belum menyusun tahapan pemilu, eh, sudah ada yang mendorong dimasukkan ke gawang," kata Hasto.

Hasto menyebut ada kelompok yang ingin melangkahi kewenangan Ketum Megawati Soekarnoputri. Hasto mengatakan bahwa masih ada persoalan lain yang perlu dibahas dibanding capres-cawapres.

"Padahal banyak sekali yang bisa kita bahas daripada sekadar soal pilpres. Seperti persoalan bagaimana rakyat Indonesia menghadapi kemungkinan terjadinya bencana akibat banjir, tanah longsor yang sering terjadi," kata Hasto.

"Kita, kata Bu Mega, tak pernah belajar dari persoalan-persoalan bencana yang terjadi sebelumnya. Kalau terjadi bencana, baru semua heboh menganalisis bahwa ini akibat proses penggundulan hutan. Tetapi habis bencana selesai, dilupakan," lanjutnya.

Hasto menyebut ada upaya mengangkat isu dan fitnah terhadap PDIP.

"Ada berbagai bentuk untuk men-downgrade hanya karena elektoral PDI Perjuangan setiap survei itu selalu tertinggi. Padahal itu kan adalah hasil, melalui sesuatu kerja organisasi, termasuk melalui kerja Baguna," kata Hasto.

Mardani: Pemilih PKS Memilih Ganjar Bagus Buat Saya, Pemilih PDIP Memilih Saya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata