logo


Gerindra: Prabowo Subianto Adalah Sosok yang Banyak Dipilih Milenial Sebagai Capres Favoritnya

Muzani meminta TIDAR harus berperan meyakinkan para pemilih milenial untuk menenangkan Prabowo di Pilpres 2024

27 Oktober 2021 19:00 WIB

Prabowo Subianto
Prabowo Subianto Instagram

LAMPUNG, JITUNEWS.COM - Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengatakan bahwa hasil survei menunjukkan bahwa Prabowo Subianto menjadi sosok calon presiden yang disukai.

"Hasil survei menunjukkan di antara banyak calon presiden, Prabowo Subianto adalah sosok yang banyak digandrungi dan dipilih oleh kaum milenial sebagai capres favoritnya. Tidak mungkin para pemilih pemula, pemuda, kaum milenial memilih Prabowo kalau bukan karena visi, misi, dan perjuangannya selama ini. Dan itu menunjukkan bahwa kita sudah tepat menginginkan beliau maju pada Pilpres 2024 mendatang," ujar Muzani saat menghadiri Musyawarah Daerah TIDAR Lampung, Rabu (27/10).

Muzani meminta TIDAR harus berperan meyakinkan para pemilih milenial untuk menenangkan Prabowo di Pilpres 2024.


Pengamat: Hasto Hattrick Serang dan Sindir SBY

"Turun ke lapangan, temui para petani, buruh, nelayan, pedagang kaki lima, orang-orang di kampung, rakyat miskin kota dan temui-temui saudara kita di daerah pinggiran lainnya. Yakinkan anak-anak muda kaum milenial untuk memilih dan memenangkan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024," ujar Muzani.

Muzani mengatakan bahwa infrastruktur yang dibangun oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo harus dilanjutkan. Menurutnya, pembangunan harus terus dilakukan untuk kesejahteraan rakyat.

"Hal lain yang ingin kita jaga adalah keberlangsungan pembangunan harus berlanjut. Jalan tol yang sudah dibangun oleh pemerintah Jokowi di Sumatera, Kalimantan dan di Jawa termasuk jembatan, pelabuhan, bandara itu dimaksudkan untuk mempercepat arus orang, barang, jasa dan modal," kata dia.

"Lebih dari itu akses layanan digital kini semakin mudah akses. Itu semua harus dilanjutkan sebagai suatu ikhtiar pembangunan yang berkelanjutan. Untuk apa? supaya kemakmuran dan kesejahteraan rakyat lebih baik lagi. Inilah maksud dari kekuasaan yang hendak raih," lanjut Muzani.

Muzani mengatakan bahwa pemimpin harus tetap menjaga kebinekaan.

"Kebinekaan juga harus tetap dirawat sebagai sebuah keniscayaan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Tugas pemimpin mendatang harus tetap menjaga kebinekaan itu. Dengan demikian, Indonesia dulu, kini, dan mendatang menjadi sebuah kesatuan dan kekuatan yang satu," ujar Muzani.

Fadi Zon: Jangan Menjadikan Pandemi Covid Ini Bisnis di Atas Penderitaan Rakyat

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata