logo


Rp300 Ribu Masih Kemahalan, Puan Minta Harga Tes PCR di Bawah Tarif Tiket Transportasi

Harga tes PCR Rp300 ribu dinilai masih membebani masyarakat.

27 Oktober 2021 17:20 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani
Ketua DPR RI Puan Maharani Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPR RI Puan Maharani menilai harga tes PCR senilai Rp300 ribu masih membebani masyarakat. Dia meminta pemerintah menurunkan standar tarif tes PCR hingga di bawah harga tiket moda transportasi.

“Harga Rp300 ribu masih membebankan masyarakat, jangan sampai harga tes PCR lebih mahal dari harga tiket transportasi,” kata Puan dalam keterangannya, Rabu (27/10).

Misalnya, lanjut Puan, ada tiket kereta api yang harganya Rp75 ribu. Begitu pula dengan transportasi lain seperti bus dan kapal laut.


Pesawat Dinilai Paling Aman, Epidemiolog Sebut Kewajiban PCR Tak Efektif

“Saya kira kurang tepat bila kemudian warga masyarakat pengguna transportasi publik harus membayar lebih dari 3 kali lipat harga tiket untuk tes PCR,” jelasnya.

Meski begitu, Puan menyadari kebijakan tes PCR sebagai syarat perjalanan bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Selain itu, Puan juga berharap pemerintah sudah memastikan kesiapan fasilitas kesehatan di berbagai tempat sebelum kebijakan itu diterapkan.

“Kemampuan fasilitas kesehatan harus menjadi pertimbangan sebelum pemerintah menjadikan PCR sebagai syarat perjalanan di semua moda transportasi,” tandasnya.

Kabar teranyar, pemerintah kembali menurunkan harga tes PCR. Harga tes PCR untuk Jawa-Bali menjadi Rp275 ribu dan luar Jawa-Bali Rp300 ribu.

"Dari hasil evaluasi kami sepakati batas tarif tertinggi pemeriksaan real time PCR diturunkan menjadi Rp275 ribu daerah Jawa Bali serta Rp300 ribu luar Jawa dan bali," kata Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Abdul Kadir lewat konferensi pers, Rabu (27/10).

Hasil tes PCR akan berlaku maksimal 1x24 jam. Tarif yang ditetapkan pemerintah ini diharapkan dipatuhi oleh semua pihak.

Harga PCR Kembali Diturunkan, Rp275 Ribu untuk Jawa-Bali

Halaman: 
Penulis : Iskandar