logo


Anggota Parlemen AS Desak Joe Biden Tak Jual F-16 kepada Turki

Sejumlah anggota parlemen AS menuding sikap yang ditunjukkan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kepada AS sudah seperti musuh

27 Oktober 2021 13:15 WIB

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Republika

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Sejumlah anggota parlemen AS, baik dari Partai Demokrat maupun Republikan, mendesak pemerintahan Presiden Joe Biden agar tidak menjual jet tempur F-16 kepada Turki. Mereka menganggap sikap yang ditunjukkan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kepada AS sudah seperti musuh.

Sebelas anggota DPR, dipimpin oleh Perwakilan Republik Nicole Malliotakis dan Perwakilan Demokrat Carolyn Maloney, menulis surat kepada Biden dan Menteri Luar Negeri Antony Blinken dan mengungkapkan keprihatinan mereka atas laporan penjualan F-16 ke Turki dan mengatakan mereka yakin Kongres akan memblokir pembelian semacam itu.

“Menyusul pengumuman Presiden [Recep Tayyip] Erdogan pada September bahwa Turki akan membeli tahap tambahan sistem pertahanan rudal S-400 Rusia, kami tidak dapat mengkompromikan keamanan nasional kami dengan mengirimkan pesawat buatan AS ke sekutu yang terus berperilaku seperti musuh,” tulis anggota parlemen tersebut dalam suratnya, dikutip Al Arabiya.


Taliban: Tanah Afghanistan Tak Akan Digunakan untuk Melawan China

“Selama Presiden Erdogan memajukan proyek ekspansionisnya di Mediterania Timur, Turki akan terus mengancam keamanan nasional kami dan keamanan sekutu terdekat kami, —Yunani, Israel, dan Siprus, di kawasan itu,” tambahnya.

“Kami mendesak Anda untuk bertindak demi kepentingan nasional kami dan demi stabilitas di Mediterania Timur dengan menolak untuk memperkuat persenjataan jet tempur Turki yang sudah usang, dan kami berharap untuk menerima tanggapan Anda,” tambah mereka.

AS sendiri sudah mendepak Turki dari program pengembangan pesawat tempur F-35 pada 2019 karena khawatir jika Turki akan melanjutkan rencana pembelian sistem pertahanan rudal S-400 dari Rusia.

Kecam Rencana Israel Bangun Pemukiman di Tepi Barat, AS: Tidak Bisa Diterima

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia