logo


Kecam Rencana Israel Bangun Pemukiman di Tepi Barat, AS: Tidak Bisa Diterima

Juru bicara Kemenlu AS mengatakan jika rencana tersebut merusak upaya solusi-dua negara untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel

27 Oktober 2021 12:45 WIB

Pemukiman Yahudi di Jalur Gaza
Pemukiman Yahudi di Jalur Gaza istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Pemerintah Amerika Serikat mengecam rencana Israel yang akan memperluas pemukiman warga Yahudi di Tepi Barat, dan memperingatkan jika hal tersebut akan merusak upaya solusi-dua negara untuk penyelesaian konflik Palestina-Israel.

"Kami sangat menentang ekspansi pemukiman, yang sepenuhnya tidak sesuai dengan upaya untuk meredam ketegangan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Ned Price dalam sebuah konferensi pers, Selasa (26/10), dilansir Al Arabiya.

Komentar keras Price tersebut terlontar setelah pengumuman yang dibuat oleh pemerintah Israel pada akhir pekan lalu yang menyatakan bahwa mereka akan membangun 1.300 unit rumah di pemukiman baru di wilayah Tepi Barat dan juga akan menambah lebih dari 3.000 rumah lagi di masa mendatang. Wilayah Tepi Barat sendiri merupakan wilayah Palestina yang telah diduduki oleh Israel.


China Tak Akan Biarkan Pihak Asing Ikut Campur dalam Isu Taiwan

“Kami sangat prihatin dengan rencana pemerintah Israel untuk menambah ribuan unit pemukiman besok, Rabu, banyak dari pemukiman tersebut berada jauh di dalam wilayah Tepi Barat,” kata Price, seraya menambahkan jika hal itu “tidak dapat diterima.”

Taliban: Tanah Afghanistan Tak Akan Digunakan untuk Melawan China

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia