logo


Politisi Demokrat AS Desak Pencopotan Anggota Parlemen yang Terlibat Aksi Kerusuhan Gedung Capitol

Sejumlah narasumber melaporkan kepada majalah AS, Rolling Stone, jika sejumlah tokoh parlemen AS ikut merencanakan aksi kerusuhan Gedung Capitol pada 6 Januari silam

26 Oktober 2021 21:09 WIB

Pendukung Trump yang melakukan penyerbuan ke Gedung Capitol di Washington DC pada Rabu (6/1)
Pendukung Trump yang melakukan penyerbuan ke Gedung Capitol di Washington DC pada Rabu (6/1) Al Jazeera

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Sejumlah tokoh politik AS dari Partai Demokrat mendesak agar seluruh tokoh Kongres yang terlibat dalam insiden penyerbuan Gedung Capitol pada 6 Januari yang lalu untuk segera dicopot.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota DPR AS dari Negara Bagian New York, Alexandria Ocasio-Cortez dan politisi Demokrat Norma Torres dalam postingan Twitternya.

"Ini adalah sebuah serangan teroris. 138 orang terluka dan sepuluh orang tewas. Mereka (tokoh politik) yang bertanggung jawab tetap menjadi bahaya bagi demokrasi kita, negara kita, dan kehidupan manusia di sekitar Capitol kita dan sekitarnya," tulis Cortez.


Kudeta Militer, AS Hentikan Pemberian Dana Bantuan Senilai US$ 700 Juta untuk Sudan

Senada denan pernyataan tersebut, Norma Torres juga mendesak agar pejabat AS yang terlibat dalam kerusuhan tersebut harus segera dicopot.

"Setiap anggota Kongres mengambil sumpah untuk membela Konstitusi kita melawan semua musuh, asing dan domestik. Setiap anggota yang membantu merencanakan atau terlibat dalam pemberontakan 6 Januari melanggar sumpah itu, dan harus segera dicopot dari jabatannya," tulisnya. Indonesia.

Pernyataan tersebut terlontar setelah sejumlah narasumber anonim mengatakan kepada majalah AS, ROlling Stone, bahwa beberapa orang yang merencanakan aksi tersebut sebelumnya sudah mendapatkan pengarahan dari sejumlah pejabat parlemen AS.

"Saya ingat (Anggota Kongres dari Georgia) Marjorie Taylor Greene secara spesifik...berbicara kepada belasan anggota atau stafnya," kata salah seorang narasumber anonim tersebut.

Laporan media tersebut juga mengklaim jika koordinator aksi kerusuhan juga bertemu dengan beberapa tokoh parlemen lainnya, termasuk Paul Gosar dan Andy Biggs dari Negara bagian Arizona, Lauren Boebert dari Colorado, Mo Brooks dari Alabama, Madison Cawthorn dari Carolina Utara, dan Louise Gohmert dari Texas, serta Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows.

Vladimir Putin dan Presiden China Tak Akan Hadir di KTT G20 Akhir Pekan Ini

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia