logo


Raih Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik, Menko PMK: Syukur dan Bangga

Muhadjir memberikan apresiasi kepada seluruh unit kerja yang ada di Kemenko PMK atas keberhasilan tersebut

26 Oktober 2021 20:59 WIB

Kemenko PMK meraih Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2021 sebagai Badan Publik \'Informatif\' dengan nilai sebesar 94,71
Kemenko PMK meraih Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2021 sebagai Badan Publik 'Informatif' dengan nilai sebesar 94,71 Kemenko PMK

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Keterbukaan informasi publik sangat penting dilakukan di lingkup pemerintahan saat ini. Hal tersebut dilakukan supaya masyarakat dapat mengontrol setiap langkah dan kebijakan yang diambil oleh Badan Publik.

Kunci keberhasilan dari keterbukaan informasi publik adalah kolaborasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan. Sehingga, dapat terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance).

Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin mengatakan keterbukaan informasi publik yang dilakukan untuk mendorong partisipasi masyarakat mengawasi jalannya pemerintahan secara transparan.


LBH Jakarta: Jokowi-Ma'ruf Memang Tidak Memiliki Rasa Kepedulian

Ma’ruf juga menjelaskan dengan adanya pemberian penghargaan ini dapat dimanfaatkan oleh Badan Publik untuk terus berinovasi dalam keterbukaan informasi.

“Penganugerahan ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi badan publik untuk terus mengakselerasi upaya-upaya terbaik dan memiliki keterbukaan informasi melalui berbagai inovasi yang tiada henti,” ucap Ma'ruf dalam sambutan Acara Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2021 secara daring, pada Selasa (26/10).

Lebih lanjut, Wapres juga berharap kepada seluruh Badan Publik tetap berpegang teguh pada keterbukaan dan akuntabilitas informasi untuk membangun kepercayaa serta dukungan dari masyarakat dalam berbangsa dan bernegara.

“Semua Badan Publik harus terus menggelorakan semangat keterbukaan dana akuntabilitas informasi yang bertujuan untuk membangun kepercayaan dan dukungan masyarakat dalam mengukuhkan semangat bernegara dan berkebangsaan yang demokratis,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kemenko PMK meraih Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2021 sebagai Badan Publik 'Informatif' dengan nilai sebesar 94,71. Dimana pada tahun 2020 Kemenko PMK dikategorikan sebagai Badan Publik 'Kurang Informatif' dengan nilai 49,95. Hal tersebut merupakan pencapaian yang sangat signifikan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, memberikan apresiasi kepada seluruh unit kerja yang ada di Kemenko PMK atas keberhasilan meraih status Badan Publik 'Informatif' pada Penganugerahan tersebut.

"Syukur dan bangga saya ucapkan atas keberhasilan Kemenko PMK meraih status Badan Publik 'Informatif' dengan nilai 94,71. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh unit kerja di Kemenko PMK yang telah berupaya semaksimal mungkin memperbaiki pengelolaan informasi, ini sebagai bukti bahwa dengan semangat kolaborasi dan usaha keras dapat mencapai tujuan yang diinginkan," ucap Muhadjir.

Ia juga berpesan untuk tidak berpuas diri secara berlebihan dan tetap mempertahankan apa yang sudah diraih saat ini.

"Pesan saya, supaya hal yang sudah diraih dapat terus dipertahankan bahkan lebih baik lagi dan jangan terlalu bereuforia secara berlebihan sehingga nantinya lengah serta tidak bisa mempertahankannya," ujarnya.

Angka Stunting di Indonesia Tinggi, Menko PMK: Perang Lawan Stunting Harus Terus Digencarkan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata