logo


Militer Rusia-China Gelar Latihan Tempur Gabungan, AS: Kami Tidak Ada Masalah dengan Hal Itu

Juru bicara Pentagon mengatakan bahwa pihaknya tidak mempermasalahkan kegiatan latihan militer gabungan yang dilakukan oleh China dan Rusia

26 Oktober 2021 13:15 WIB

Pentagon
Pentagon reuters

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Juru bicara Kementerian Pertahanan Amerika Serikat John Kirby, pada Senin (25/10) mengatakan bahwa AS tidak mempermasalahkan kegiatan latihan militer gabungan yang dilakukan oleh militer China dan Rusia di kawasan Indo-Pasifik.

"Kami tidak ada masalah dengan hal (latihan militer) itu, kami juga melakukannya setiap saat," kata Kirby kepada wartawan, dilansir Sputniknews.

"Mereka jelas memutuskan mereka perlu beroperasi bersama, berolahraga bersama, dan saya pikir mereka harus berbicara untuk itu," tambahnya.


Tuduh Moskow Gunakan Migas sebagai Senjata Politik, AS Minta Jerman Jatuhkan Sanksi

Juru bicara Pentagon tersebut menambahkan bahwa Amerika Serikat akan terus meningkatkan kemampuannya militernya dan bekerja sama dengan negara-negara sekutunya di kawasan.

Pada akhir pekan lalu, Moskow mengatakan bahwa sejumlah armada kapal perang Rusia dan China sudah menggelar kegiatan latihan militer gabungan di dekat wilayah perairan Jepang.

Dalam pernyataan tertulisnya, Kemenhan Rusia mengatakan jika latihan perang tersebut merupakan bagian dari latihan kerja sama angkatan laut antara kedua negara yang berlangsung pada pekan ini, tepatnya mulai tanggal 14 hingga 17 Oktober. Kegiatan militer itu melibatkan sejumlah kapal perang dan kapal pendukung dari Armada Pasifik Rusia, termasuk kapal penyapu ranjau dan kapal selam.

Sementara itu, Otoritas Jepang mengatakan bahwa kapal-kapal perang tersebut sudah melanggar batas teritorial mereka sehingga Angkatan Udara Jepang terpaksa mengerahkan sejumlah pesawat tempur untuk menghalaunya.

Janji Nggak Ikut Campur Urusan Dalam Negeri Turki, 10 Dubes Nggak Jadi Diusir oleh Erdogan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia