logo


Hari Ini Sukmawati Jalani Ritual Pindah Agama, Keluarga: Jangan Dipolitisasi!

Keluarga menegaskan bahwa upacara Sudhi Widhani bukan ajang politik.

26 Oktober 2021 11:38 WIB

Sukmawati Soekarnoputri saat memberikan keterangan pers terkait polemik puisi “Ibu Indonesia” di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (4/4).
Sukmawati Soekarnoputri saat memberikan keterangan pers terkait polemik puisi “Ibu Indonesia” di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (4/4). Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

BALI, JITUNEWS.COM - Putri Presiden RI ke-1 Soekarno yakni Sukmawati Soekarnoputri akan menjalani upacara perpindahan agama dari Islam ke Hindu di kawasan Sukarno Center Heritage di Bale Agung Singaraja, Desa Paket Agung, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Selasa (26/10) siang ini. Upacara tersebut digelar secara tertutup demi khidmatnya acara.

Pihak keluarga menyampaikan permohonan maaf kepada awak media karena upacara tersebut tidak bisa diliput. Mereka hanya memberikan selembar rilis agar semua pihak menjaga pelaksanaan upacara Sudhi Widhani.

"Bahwa upacara ini sepenuhnya adalah upacara keagamaan di Pelataran Dadia Pasek Tatar Baleagung. Untuk itu sekali lagi mohon maaf agar kegiatan upacara ini tidak dipolitisasi, tidak dipolitisir, atau memberikan keterangan-keterangan yang tidak dipahami terkait upacara ini," kata salah satu anggota keluarga besar Sukmawati, Jero Mangku Gde Made Swardana dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/10/2021).


Kasus Jeriinx Naik ke Tahap Penyidikan, Polisi Terbang ke Bali Sita Barang Bukti

Jero meminta agar upacara pemindahan agama Sukmawati tersebut tidak dikaitkan dengan kegiatan politik. Ia menegaskan bahwa upacara tersebut bukan ajang politik.

"Upacara ini bukanlah ajang politik dan kalaupun mau berpolitik mohon maaf untuk tidak dilaksanakan di Pelataran Wewengkon Dadia Pasek Tatar Baleagung, Buleleng. Dan seluruh awak media, juru potret dan wartawan yang kebetulan hadir di sini mohon tidak mengambil gambar, foto, dan lain-lain (agar) tidak mengganggu prosesi upacara," lanjutnya.

Kurangi Risiko Banjir Lahar Gunung Agung, Kementerian PUPR Percepat Pembangunan Prasarana Pengendali Banjir Tukad Unda di Bali

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati