logo


Jokowi Minta Tes PCR Diturunkan Lagi, Kemenkes: Kami Sedang Hitung Ulang

Kemenkes akan menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI dalam penghitungan ulang penetapan tarif tes PCR.

26 Oktober 2021 10:55 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir mengatakan bahwa pihaknya tengah menghitung ulang beberapa aspek agar bisa menetapkan tarif tertinggi pemeriksaan screening virus corona (covid-19) melalui metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Hal tersebut, ia sampaikan menanggapi permintaan Presiden Joko Widodo agar tes PCR menjadi Rp 300 ribu.

"Tiga hari ini, kami sedang melakukan perhitungan ulang agar bisa mendapatkan besaran harga baru. Terkait harga belum dipastikan tepatnya berapa karena masih kita hitung ulang," kata Kadir dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (26/10/2021).

Abdul Kadir mengatakan bahwa Kemenkes akan menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI dalam penghitungan ulang penetapan tarif tes PCR. Ia menjelaskan bahwa perhitungan ulang meliputi beberapa komponen, diantaranya yaitu  reagen, bahan medis habis pakai (BMHP), jasa pelayanan, overhead, dan komponen biaya lainnya.


Tes PCR Bakal Diwajibkan di Semua Transportasi, Ferdinand: Bukankah Vaksin dan Masker Ganda Cukup?

Ia memastikan bahwa tarif tertinggi tes PCR yang baru akan diumumkan dalam pekan ini. Apabila sudah ditetapkan, ia meminta agar semua fasilitas kesehatan mematuhi batasan tarif tertinggi tes Covid-19 itu.

"Ya mudah-mudahan dalam satu dua hari dapat perhitungannya, nanti diumumkan, mudah-mudahan masih dalam pekan ini. Pasti semua fasilitas kesehatan akan diberlakukan serupa," ujar Kadir.

Sebelumnya, Kemenkes telah menetapkan batasan tarif tertinggi tes PCR senilai Rp900 ribu pada 5 Oktober 2020. Kemekes pun kemudian menurunkan  harga tes PCR menjadi Rp 495 ribu untuk daerah di Jawa-Bali, dan Rp 525 untuk daerah luar Jawa-Bali mulai 16 Agustus 2021. Namun pada rapat evaluasi PPKM pada Senin (25/10/2021), Jokowi meminta agar harga tes PCR diturunkan lagi menjadi Rp 300 ribu.

 

Refly Harun Usul Ali Mochtar Ngabalin dan Ferdinand Hutahaean Jadi Jubir Jokowi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati