logo


Refly Harun Usul Ali Mochtar Ngabalin dan Ferdinand Hutahaean Jadi Jubir Jokowi

Keduanya vokal dalam membela pemerintah.

26 Oktober 2021 08:32 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun Media Indonesia

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Fadjroel Rachman resmi diangkat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Kazakhstan. Alhasil, posisi juru bicara Presiden Jokowi saat ini kosong.

Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun mengusulkan nama Ali Mochtar Ngabalin dan Ferdinand Hutahaean untuk menduduki jabatan yang ditinggalkan Fadjroel tersebut.

Menurutnya, Ngabalin dan Ferdinand memenuhi kriteria untuk menjadi juru bicara Presiden Jokowi. Sebab, selama ini mereka lantang membela pemerintah.


Ngeri, Ruhut Sitompul Sebut Orang yang Nyinyiri Jokowi Pantas Masuk Neraka Jahanam

“Pendamping Presiden Jokowi mesti yang vokal dalam membela pemerintah,” ujarnya, dikutip dari kanal YouTube Refly Harun, Selasa (26/10).

“Jadi Ferdinand Hutahaean, Ngabalin, dan beberapa nama lain. Tapi utamakan dua nama ini untuk jadi Juru Bicara Presiden,” lanjutnya.

Terlebih, lanjut Refly, Ngabalin dan Ferdinand sering membawa-bawa nama istana ketika melontarkan pernyataan ke publik.

“Kalau untuk mengintai orang lain, cocok sekali kak Ngabalin, Ferdinand Hutahaean untuk jadi Juru Bicara Presiden,” kata dia.

“Ngabalin dan Ferdinand Hutahaean itu kerap berbicara dengan membawa-bawa nama istana,” sambung Refly.

Tes PCR Bakal Diwajibkan di Semua Transportasi, Ferdinand: Bukankah Vaksin dan Masker Ganda Cukup?

Halaman: 
Penulis : Iskandar