logo


Sebut Harga Tes PCR di Bali Tembus Rp1,9 Juta, DPR: Aparat Hukum Harus Segera Bertindak

Di Bali misalnya masih ada yang mematok harga Rp 1,9 juta untuk hasil 4 jam.

25 Oktober 2021 21:45 WIB

Emanuel Melkiades Laka Lena
Emanuel Melkiades Laka Lena dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena menyoroti mahalnya harga PCR di beberapa daerah.

Menurutnya ada di beberapa daerah yang masih mematok harga tinggi PCR. Di Bali misalnya masih ada yang mematok harga Rp 1,9 juta untuk hasil 4 jam.

“Melambungnya harga (tes) PCR yang terjadi dibeberapa tempat di negeri ini (Indonesia), aparat hukum harus melakukan tindakan tegas kepada pihak-pihak yang telah melakukan (kecurangan harga tes PCR) ini semua,” ujarnya di Jakarta, Senin (15/10/2021).


Keberatan dengan Aturan PCR Syarat Terbang, Asosiasi Pilot Garuda: Sangat Memberatkan Penumpang

Menurutnya mahalnya harga tes PCR ini telah nyata melanggar perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Dalam situasi saat ini, kita tidak boleh memberi toleransi kepada orang-orang yang dengan sengaja tidak menjalankan perintah Presiden Jokowi,” tuturnya.

Dalam hal ini, dia meminta kepada pimpinan Kemenkes dan lembaga terkait untuk memberikan seruan yang luas perihal penetapan harga PCR.

“Guna mengupayakan adanya upaya PCR Swab yang adil dan merata di negeri ini. Harga terjangkau, ada percepatan untuk melakukan proses pengujian tidak lebih dari 12 jam,” kata dia.

“Sehingga harga tidak menjadi satu hal yang bisa dimainkan dengan berbagai argumentasi waktu lebih cepat lebih mahal,” tukasnya.

Harga PCR Turun Jadi Rp300 Ribu, Said Didu: Meningkatkan Kecurigaan terhadap 'Bisnis' PCR

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar