logo


Syarat PCR untuk Naik Pesawat Dikritik, Luhut: Mungkin Terlalu Ketat, tapi Kita Tidak Punya Pilihan

Syarat tes PCR 2x24 jam untuk naik pesawat mendapat kritik dari berbagai pihak

25 Oktober 2021 18:30 WIB

Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Syarat tes PCR 2x24 jam untuk naik pesawat mendapat kritik dari berbagai pihak. Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan bahwa syarat tersebut untuk menyeimbangkan relaksasi yang dilakukan pada aktivitas masyarakat.

"Terkait dengan kewajiban penggunaan PCR yang pada moda transportasi pesawat yang banyak dikritik, dapat kami sampaikan bahwa hal ini ditujukan utamanya untuk menyeimbangkan relaksasi yang dilakukan pada aktivitas masyarakat, terutama pada sektor pariwisata," kata Luhut dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (25/10).

Meski kasus Covid-19 sudah rendah, pemerintah tidak ingin lengah.


Syarat PCR Memberatkan Masyarakat, NasDem: Digratiskan atau Sama dengan Biaya Tes Antigen

"Meski kasus saat ini sudah sangat rendah, belajar dari pengalaman negara lain, kita tetap memperkuat 3T-3M supaya kasus tidak kembali menguat, terutama menghadapi periode libur Natal-tahun baru," kata Luhut.

Luhut mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo meminta untuk terus waspada dengan gelombang ketiga.

"Dari arahan presiden pada ratas hari ini, presiden terus mengingatkan pada kami agar semua terus waspada dan berhati-hati akan datangnya gelombang selanjutnya. Hal tersebut berkaitan dengan adanya peningkatan kasus di 105 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia," ujar Luhut.

Luhut mengatakan aturan yang dibuat kadang dianggap terlalu ketat.

"Terkadang mungkin dianggap terlalu ketat, tapi kita tidak punya pilihan," kata Luhut.

Jokowi Perintahkan Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp300 Ribu

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata