logo


Israel Bakal Rugi Ribuan Miliar jika Nekat Serang Iran

Kepala Dewan Keamanan Nasional Iran memperingatkan bahwa pihaknya akan melakukan tindakan balasan yang mengejutkan jika Israel nekat melakukan serangan terhadap fasilitas nuklirnya

25 Oktober 2021 09:14 WIB

Bendera Iran dan Israel
Bendera Iran dan Israel istimewa

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Kepala Dewan Tertinggi Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani, menyatakan bahwa Israel akan mengalami kerugian hingga ribuan miliar dolar jika
mereka nekat melakukan serangan terhadap Iran.

"Alih-alih mengalokasikan USD 1,5 miliar anggaran untuk bertempur dengan Iran, rezim Zionist seharusnya fokus pada penyediaan anggaran ribuan miliar dolar untuk memperbaiki kerusakan yang nantinya diakibatkan oleh respon mengejutkan (dari Iran)," kata Shamkhani dalam postingan Twitternya.

Ancaman tersebut ia sampaikan untuk menanggapi rencana Israel mengalokasikan anggaran pertahanan senilai USD 1,5 Miliar, khusus untuk menyerang fasilitas nuklir Iran.

Alokasi tersebut dilaporkan merupakan bagian dari total anggaran sektor pertahanan Israel tahun 2022 mendatang yang mencapai USD 17,5 miliar.

Pada Selasa pekan lalu, Menteri Keuangan Israel Avigdor Liberman memperingatkan bahwa ia meyakini jika konflik Israel-Iran tidak dapat dihindari, dan menyatakan bahwa serangan awal Israel adalah untuk mencegah Iran membangun bom nuklirnya.

Sebelumnya, Angkatan Udara Iran (IRIAF) dikabarkan telah bersiap menggelar kegiatan latihan tempur udara besar-besaran pada pekan ini, ditengah meningkatnya ketegangan dengan Israel, yang belakangan ini sudah menyiapkan anggaran khusus untuk menyerang fasilitas nuklir Iran.

Berbicara kepada wartawan pada hari Rabu (20/10), Komandan IRIAF Brigadir Jenderal Hamid Vahedi mengatakan bahwa kegiatan tersebut akan menjadi “penilaian kemampuan tempur unit IRIAF, meningkatkan kesiapan pencegat, mempraktikkan implementasi rencana pengintaian dan operasional, dan pembentukan model yang tepat yang sesuai dengan pertempuran di kehidupan nyata.”

 

Bela China, Korea Utara Kecam Langkah AS yang Dukung Taiwan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia