logo


Respons Mahfud Md, Waketum MUI: Wajib Hukumnya Bayar Utang Meski ke Pinjol Ilegal

Dalam Islam, membayar utang hukumnya wajib.

24 Oktober 2021 04:30 WIB

Anwar Abbas
Anwar Abbas Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas mengatakan setiap perjanjian utang harus dibayar, meski dengan perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal. Menurutnya, membayar utang dalam Islam hukumnya wajib.

Pernyataan ini merespons seruan Menko Polhukam Mahfud Md agar masyarakat tak perlu membayar utang ke pinjol ilegal.

“Yang namanya utang meskipun kepada pinjol yang legal maupun yang illegal adalah wajib hukumnya bagi yang berutang untuk membayarnya,” ujar Anwar Abbas, seperti dilansir dari JawaPos.com, Minggu (24/10).


Pinjol Sebar Foto Porno untuk Tagih Utang, Mahfud Pastikan Pemerintah Tindaklanjuti

Anwar menjelaskan, muslim yang tidak membayar utang sama saja mengambil sesuatu yang bukan haknya. Artinya tidak melunasi utang tergolong perbuatan dosa.

Selain itu, lanjut Anwar, pihak yang bersangkutan kelak bermasalah di padang mahsyar karena mati dalam keadaan berutang.

“Oleh karena itu yang bersangkutan harus dan wajib hukumnya membayar utangnya,” tegasnya.

Meski begitu, Anwar juga tak membenarkan utang yang menerapkan bunga. Sebab, hal itu dilarang dalam ajaran Islam.

“Dalam Islam, mengambil bunga dari pinjaman uang yang diberikan adalah terlarang,” tuturnya.

Anwar Abbas Desak Kemenag Dibubarkan Gegara Pernyataan Menag Yaqut 'Hadiah Negara untuk NU'

Halaman: 
Penulis : Iskandar