logo


Uzbekistan Bilang Tentara AS Tak Perlu Beroperasi di Wilayahnya

Menteri Luar Negeri Uzbekistan mengatakan bahwa pasukan AS tidak perlu dikerahkan ke wilayahnya untuk memantau situasi di Afghanistan

22 Oktober 2021 21:15 WIB

Seorang prajurit tentara AS berjaga di depan sebuah pesawat tempur
Seorang prajurit tentara AS berjaga di depan sebuah pesawat tempur Sputniknews

TASHKENT, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Uzbekistan, Abdulaziz Kamilov, meyakini jika pasukan militer Amerika Serikat tidak perlu dikerahkan di negara itu, dan Washington juga sudah mengetahuinya.

“Hari ini kenyataannya adalah tidak perlu untuk (pengerahan pasukan) ini,” kata Kamilov dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (22/10).

Menteri menyebutkan bahwa "batas" interaksi Tashkent-Washington sudah ditentukan dalam perjanjian antara Uzbekistan dan AS.


IAEA Tak Punya Bukti Iran Tingkatkan Kadar Uranium dalam Fasilitas Nuklirnya

"Dan selama banyak konsultasi politik tahunan, selama banyak pertemuan serius, orang Amerika sudah diberi tahu, dan mereka praktis semua memahami ini dan mengakui bahwa hal-hal yang Anda bicarakan sama sekali tidak dapat diterima untuk Uzbekistan dan hal itu praktis tidak diangkat atau dibahas," tambahnya.

Pada 13 Oktober lalu, Politico melaporkan bahwa Amerika Serikat akan mengirim pejabat pertahanan ke Uzbekistan dimana ia yang akan menjajaki kemungkinan penempatan pasukan militer AS di negara Asia Tengah tersebut untuk memantau dan melakukan misi kontraterorisme terhadap sasaran di Afghanistan.

Erdogan Minta AS Kembalikan Dana Investasi Turki atas Proyek Jet Tempur F-35 yang Dibatalkan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia