logo


Beijing: Isu Taiwan Murni Urusan Internal China

Juru bicara Kemenlu China menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa berkompromi terkait isu Taiwan dengan AS

22 Oktober 2021 19:41 WIB

Bendera China (kiri) dan Taiwan
Bendera China (kiri) dan Taiwan istimewa

BEIJING, JITUNEWS.COM - Kementerian Luar Negeri China pada Jumat (22/10) mendesak AS untuk menghormati prinsip Satu China. Hal itu disampaikan setelah Presiden AS Joe Biden sebelumnya mengatakan bahwa AS siap dan cukup kuat untuk membantu mempertahankan Taiwan dari agresi militer China.

Dalam sebuah konferensi pers, juru bicara Kemenlu China Wang Wenbin menegaskan bahwa China tidak akan berkompromi terhadap semua kepentingan nasionalnya.

"Taiwan adalah bagian yang tidak dapat dicabut dari wilayah China, dan isu Taiwan (adalah) murni urusan internal China, dan tidak ada campur tangan eksternal yang diizinkan," kata juru bicara itu kepada pers.


Dubes China Desak AS Berhenti Seret Taiwan dalam Peperangan

Wang Wenbin menekankan bahwa tidak ada yang boleh meremehkan tekad rakyat China untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas nasionalnya.

Ia juga meminta AS untuk bersikap hati-hati dan tidak mengirimkan sinyal yang salah terkait kemerdekaan Taiwan, dimana hal itu akan membahayakan hubungan bilateral Beijing-Washington.

Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden menegaskan bahwa Amerika Serikat akan berupaya melindungi Taiwan dari ancaman China, mengingat militer AS masih yang terkuat di dunia.

"Secara militer, China, Rusia dan seluruh dunia tahu, (jika) kita memiliki kekuatan militer terkuat dalam sejarah," kata Joe Biden.

Joe Biden: Saya Tidak Ingin Perang Dingin dengan China

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia