logo


Soal Ataturk Jadi Nama Jalan, PAN: Jangan Ambil Nama yang Kontroversi

Ada wacana nama Mustafa Kemal Ataturk dijadikan nama jalan di kawasan Menteng

22 Oktober 2021 09:38 WIB

Ilustrasi, bendera Partai Amanat Nasional.
Ilustrasi, bendera Partai Amanat Nasional. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekretaris Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta, Oman Rohman Rakinda, menilai nama Mustafa Kemal Ataturk tidak pas dijadikan nama jalan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Menurutnya, sebagian besar warga menolak nama Mustafa Kemal Ataturk dijadikan nama jalan.

"Jangan ambil nama yang kontroversi. Kemal pasha Ataturk itu tidak pas untuk di Jakarta. Sebagian besar warga menolak," kata Oman kepada wartawan, Kamis (21/10).

Menurutnya, nama yang cocok dijadikan nama jalan di Jakarta adalan nama tokoh Islam.


Soal Jalan Ataturk, Fahri Hamzah ke Fadli Zon: Ngomong ke Gubernur Sohib Lu Tuh

"KH Ahmad Dahlan, KH Hasyim Asy'ari atau Buya Hamka," sebutnya.

Oman mengatakan sosok tokoh Islam tersebut merepresentasikan semangat memajukan kota. Sedangkan Kemal Pasha Ataturk kontroversial karena meninggalkan peradabatan Turki.

"Sosok KH Ahmad Dahlan dan Buya Hamka merepresentasikan semangat berkemajuan dalam menata kota, menata pelayanan umum, menata layanan kesehatan dan pendidikan, dengan landasan keberpihakan kepada masyarakat banyak," ucap Oman.

"Kemal Pasha Ataturk kontroversial karena membawa nilai-nilai Eropa dengan meninggalkan peradaban masyarakat Turki waktu itu," imbuhnya.

Soal Ataturk, Tokoh NU Sebut Fahri Hamzah Tak Konsisten

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata