logo


Banyak Orang Sensitif di Era Digital, Henry Subiakto: Dikit-dikit Ingin Menghukum yang Berseberangan

Henry menyoroti banyaknya laporan yang diterima polisi.

22 Oktober 2021 08:48 WIB

Henry Subiakto
Henry Subiakto twitter.com/henrysubiakto

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Guru besar FISIP Universitas Airlangga (Unair), Prof Henry Subiakto menilai era digital membuat orang-orang semakin bersumbu pendek. Menurutnya, tak sedikit orang yang memilih jalur hukum untuk menghadapi mereka yang tak sejalan.

“Ada kultur berkembang di era digital, kegaduhan di medsos bikin banyak orang sensitif. Dikit-dikit ingin menghukum yang berseberangan. Ini nampak dengan banyaknya laporan ke polisi,” cuitnya lewat akun Twitter @henrysubiakto, dikutip Jumat (22/10).

Sejauh ini, Staf Ahli Menkominfo itu mengaku belum pernah melaporkan seseorang ke polisi meski kerap menerima ‘serangan’ di media sosial.


Siap Berkoalisi dengan Partai Lain, Golkar: Syarat Utamanya Pak Airlangga Sebagai Presidennya

Henry juga mengaku memiliki banyak kesempatan untuk menyeret mereka yang dianggapnya melanggar hukum. Namun, pakar komunikasi politik itu belum berniat mengambil langkah tersebut.

“Saya sendiri sampai sekarang belum pernah lapor. Walau tiap saat ketemu polisi cyber crime di kantor,” tuntasnya.

Soal Koalisi dengan PKB di 2024, Gerindra: Tidak Menutup Pintu

Halaman: 
Penulis : Iskandar