logo


Pangeran Arab Saudi Pertimbangkan Normalisasi Hubungan dengan Israel

Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi dikabarkan telah bertemu dengan Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan, dimana keduanya membahas mengenai kemungkinan normalisasi hubungan Arab Saudi-Israel

21 Oktober 2021 18:00 WIB

Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman
Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman istimewa

RIYADH, JITUNEWS.COM - Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengemukakan kemungkinan pemerintah Arab Saudi menormalisasi hubungan bilateralnya dengan Israel selama pertemuannya dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman bulan lalu. Hal itu dilaporkan oleh salah satu media AS, Axios, pada Rabu (20/10).

Menurut laporan tersebut, Pangeran Arab Saudi tersebut tidak menolak gagasan normalisasi hubungan dengan Israel yang dikemukakan oleh Sullivan saat keduanya bertemu pada 27 September lalu. Sebaliknya, putra raja Salman tersebut mengatakan bahwa pihaknya memerlukan waktu untuk mempertimbangkan wacana tersebut dan memberikan sejumlah syarat sebelum mereka benar-benar membangun hubungan diplomatik dengan Israel. Salah satu syarat yang diajukan kepada Sullivan tersebut adalah AS bersedia meningkatkan kerjasama dengan Arab Saudi, khususnya pada isu HAM.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah The Atlantic yang berbasis di AS pada tahun 2018 lalu, pewaris tahta kerajaan Arab itu menyatakan bahwa Israel memiliki hak atas tanahnya sendiri bersama dengan rakyat Palestina.


Proses Penilaian Vaksin Sputnik V oleh WHO Sudah Masuki Tahap Akhir

“Saya percaya bahwa setiap orang, dimana pun, memiliki hak untuk hidup di negara mereka yang damai,” kata Mohammed bin Salman.

Putra mahkota menambahkan bahwa “ada banyak kepentingan” yang berada diantara Arab Saudi dan Israel.

China Uji Coba Rudal Hipersonik, Pemerintah AS Ketar-Ketir

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia