logo


Pembatalan Harga BBM, BPS : Itu Langkah Jitu

Karena jika dinaikkan, maka akan berdampak besar kepada laju inflasi

15 Mei 2015 18:34 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, bahwa pembatalan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) disebabkan adanya kekhawatiran terhadap kenaikkan laju inflasi.

Deputi Bidang Statistik dan Jasa BPS, Sasmito Hadi Wibowo mengungkapkan, bahwa pembatalan tersebut pilihan yang tepat, karena jika dinaikkan maka akan berdampak besar kepada laju inflasi.

Ia mengatakan, jika dihitung inflasi Mei 2015 kemungkinan lebih tinggi dari bulan Mei pada tahun sebelumnya. "Perhitungannya enggak jadi soal kenaikan Pertamax. Takut terhadap dampak inflasi. Perhitungan kita kemarin kemungkinan inflasi Mei lebih tinggi dibanding Mei sebelumnya, karena tarif listrik naik," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (15/5).


Hadapi New Normal, Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman

Untuk itu, Sasmito menilai, bahwa pembatalan kenaikkan harga BBM akan berdampak positif bagi sektor inflasi. "Iya, itu kan enggak berubah harganya, kalau berubah, takutnya orang bergeser ke premium, makanya pemerintah khawatir lebih ke sana. Takut bergeser ke premium, akhirnya kalau naik kan dampak inflasinya dan pergeseran enggak bisa dihindari," tutur Sasmito.

Seperti diketahui, saat ini Pertamina memutuskan untuk menunda menaikkan harga BBM non subsidi sambil menunggu tataran waktu yang lebih tepat.

Pertamina Siapkan Pasokan LPG dan BBM Jelang Idul Adha 2020

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin
 
×
×