logo


Singgung Info Sesat di Peringatan Maulid Nabi, Wapres Ma'ruf Amin: Sangat Berbahaya!

Wapres menilai hoaks sangat berbahaya karena dapat memecah belah persatuan bangsa dan negara.

20 Oktober 2021 06:00 WIB

KH Ma\'ruf Amin
KH Ma'ruf Amin Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengajak warga Nahdlatul Ulama (NU) untuk menjadi garda terdepan dalam mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi umat, terutama di masa pandemi Covid-19. Hal tersebut, ia sampaikan dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw yang digelar secara virtual, Selasa (19/10/2021).

"Pada malam peringatan Maulid Nabi Muhammad ini, saya hanya ingin mengajak kita konsisten untuk melakukan al-himayah wa taqwiyah. Al-himayah artinya menjaga umat. Ini menjadi penting karena banyak persoalan yang harus kita hadapi pada saat ini," kata Ma'ruf Amin.

Ma'ruf Amin lantas mencontohkan persoalan umat dibidang teknologi informasi. Ia menyebut teknologi bisa membuat informasi cepat tersampaikan. Namun disisi lain, teknologi dapat membahayakan karena penyebaran informasi sesat atau hoaks.


Hari Libur Maulid Nabi Digeser, Umat Islam Diminta Tak Mempermasalahkannya

"Orang menyebutnya era post-truth. Bahasa populernya, berkeliarannya hoaks atau berita bohong," ujarnya.

Lebih lanjut, Wapres menilai hoaks sangat berbahaya karena dapat memecah belah persatuan bangsa dan negara. Oleh karena itu, ia meminta kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dengan informasi atau berita hoaks.

"Ini sangat berbahaya, bisa memecah belah umat dan bangsa apabila kita tidak bisa menjaga umat dari informasi-informasi menyesatkan," pungkasnya.

Soal Pengeras Suara, Jusuf Kalla: 75% Masjid di Indonesia Jelek Suaranya

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati