logo


Beri Pesan ke Korban Pinjol Ilegal, Mahfud MD: Jangan Membayar, Jangan Membayar!

Mahfud juga meminta kepada masyarakat yang menjadi korban teror pinjol agar melapor ke pihak kepolisian.

20 Oktober 2021 04:30 WIB

kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta kepada masyarakat yang menjadi korban pinjaman online (pinjol) agar tidak membayar tagihan hutangnya.

"Kepada mereka yang terlanjur menjadi korban, jangan membayar, jangan membayar," kata Mahfud dalam konferensi pers di Kemenko Polhukam, Selasa (19/10/2021).

Mahfud juga meminta kepada masyarakat yang menjadi korban teror pinjol agar melapor ke pihak kepolisian. Ia yakin pihak kepolisian akan berupaya melindungi masyarakat.


Jelang Tahun Politik, Hadi Tjahjanto Layak Ditunjuk sebagai Menkopolhukam

"Kalau karena tidak membayar lalu ada yang tidak terima, diteror, lapor ke kantor polisi terdekat," ujar Mahfud.

Lebih lanjut, mantan hakim Mahkamah Konstitusional itu mengatakan bahwa pinjaman online ilegal bisa diproses berdasarkan hukum  perdata. Ia menyebut pinjol ilegal tidak memenuhi persyaratan baik dari sisi subjektif maupun objektif sehingga transaksi bisa dibatalkan.

"Dari aspek hukum perdata kita bersikap pinjaman online itu ya ilegal, namanya juga pinjol ilegal. Tapi bisa dinyatakan tidak memenuhi syarat sehingga bisa dinyatakan batal atau dibatalkan," pungkasnya.

Minta Pemerintah Bentuk Tim Khusus Berantas Pinjol Ilegal, Fahira: Agar Korban Tidak Semakin Banyak

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati