logo


Demokrat: Agenda Pemberantasan Korupsi Mengalami 'Mati Suri' di Tangan Jokowi

Benny menyebut bahwa pemberantasan korupsi juga merosot tajam

19 Oktober 2021 22:30 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin sudah hampir genap dua tahun. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K Harman, menilai terjadi kemerosotan tajam dalam hal kebebasan sipil.

"Menurut saya, kepuasan tentu saja secara umum tinggi terhadap kinerja Jokowi selama dua tahun pemerintahan, namun terjadi kemerosotan tajam dalam hal kebebasan sipil yang menjadi inti pokok demokrasi," kata Benny seperti diberitakan Detikcom, Selasa (19/10).

Benny menyebut bahwa pemberantasan korupsi juga merosot tajam di era Jokowi.


Desak Kementerian BUMN Dibubarkan, Golkar Sebut Kinerja Direksi 'Asal Bapak Senang'

"Begitu pula soal agenda pemberantasan korupsi, merosot tajam di era Jokowi. Agenda pemberantasan korupsi mengalami 'mati suri' di tangan Jokowi," sebutnya.

Menurutnya, hal itu karena sikap Jokowi dinilai lembek terhadap koruptor.

"Ini akibat sikap Jokowi yang terlalu kompromistis dengan kekuatan oligarki ekonomi yang dari awal tidak menghendaki pemberantasan korupsi dilakukan secara sistematis dan radikal. Sikap Presiden Jokowi terlalu lembek terhadap para koruptor," ujarnya.

Benny meminta Jokowi memimpin sendiri gerakan pemberantasan korupsi. Menurutnya, saat ini korupsi dilakukan di ruangan terbuka.

"Jokowi selama tiga tahun pemerintahannya yang tersisa mengambil langkah untuk memimpin sendiri gerakan pemberantasan korupsi. Terus menerus perkuat KPK, kepolisian dan kejaksaan serta menyiapkan infrastruktur yang diperlukan untuk lembaga peradilan dapat menjalankan fungsinya secara independen, akuntabel, dan adil. Korupsi sekarang bukan lagi di ruang gelap tapi dilakukan dia ruang terbuka bahkan di siang hari bolong sekali pun!" kata Benny.

2 Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, PKS Punya 3 Catatan

Halaman: 
Penulis : Admin