logo


Ramai Aipda Ambarita Periksa HP Warga, PPP: Saya Ingin Propam Menyelidiki

Polisi 'artis' Aipda Ambarita jadi perbincangan karena menggeledah ponsel seorang pemuda

19 Oktober 2021 16:45 WIB

Sekretaris Jendral Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani,
Sekretaris Jendral Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani, Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Polisi 'artis' Aipda Ambarita jadi perbincangan karena menggeledah ponsel seorang pemuda. Tindakan Ambarita tersebut mendapat kritik karena menggeledah tanpa surat perintah.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PPP, Arsul Sani, menilai tindakan Ambarita itu melanggar privasi.

"Ya itu lah ya tadi soal oknum patroli kemudian memeriksa HP saya kira itu sudah melanggar privasi. Saya ingin itu propam menyelidiki," kata Arsul kepada wartawan di Gedung DPR, Selasa (19/10).


Soal Usulan Capres 2024, PPP: Mahfud Md, Erick Thohir, Sandi Uno, Bahkan Prabowo

Menurutnya, jika tindakan tersebut memang pelanggaran yang memenuhi unsur pidana harus segera ditindak.

"Lagi-lagi seperti yang saya sampaikan kalau perbuatan itu ada unsur pidana ya harus diproses pidana berdasarkan apa? Mungkin UU Telekomunikasi, UU-ITE saya belum tahu persis seperti apa. Atau mungkin melalui KUHP biasa," ucapnya.

Arsul menyebut sanksi tegas harus dilakukan untuk memberikan efek jera.

"Tapi kalau hemat saya, kalau pelanggaran yang ada unsur pidananya itu hanya diselesaikan secara etik saja dalam ranah etika maka efek jeranya dan efek kejutnya kurang besar. Untuk supaya besar ya harus, meskipun proses pidana itu katakan lah vonis pidana denda tapi itu harus ya," ujarnya.

Viral Polisi Paksa Geledah HP Warga, ELSAM: Tindakan Sewenang-wenang!

Halaman: 
Penulis : Admin