logo


Tolak Ataturk Jadi Nama Jalan di Jakarta, Musni Umar: Dia Simbol Sekularisme dan anti-Islam

Musni setuju bila salah satu jalan di Jakarta dinamai Muhammad Al Fatih.

19 Oktober 2021 12:53 WIB

Musni Umar
Musni Umar twitter.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar ikut menolak wacana pemberian nama salah satu jalan di Jakarta dengan nama tokoh sekuler Turki, Mustafa Kemal Ataturk.

Musni Umar mengaku sepakat bila nama Muhammad Al Fatih yang nantinya dipakai, bukan Ataturk.

“Saya setuju dan dukung jalan Ahmed Soekarno di Ankara dibarter di Jakarta dengan nama jalan Muhammad Al Fatih, bukan Mustafa Kemal Ataturk,” cuitnya lewat akun Twitter @musniumar, dikutip Selasa (19/10).


Mustafa Kemal Ataturk Bakal Jadi Nama Jalan di Jakarta, PKS: Hendaknya Dikaji Ulang

Dia mengklaim umat Islam menolak dibuatkan jalan Mustafa Kemal Ataturk di Jakarta. Sebab, Ataturk dinilai terlalu sekuler, anti-Islam dan pro barat.

“Tidak patut Ataturk diberikan nama jalan di Jakarta. Dia simbol sekularisme dan anti Islam. Indonesia negara yang berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa (Psl 29 ayat (1) UUD 1945,” jelasnya.

Sebelumnya, pendakwah Ustaz Hilmi Firdausi juga tak setuju bila Mustafa Kemal Ataturk dijadikan nama jalan. Alasannya, Ataturk terkesan anti terhadap syariat Islam.

“Orang ini sangat dibenci muslimin karena seorang diktator, merubah masjid jadi museum, menutup sekolah-sekolah agama, mengganti adzan, melarang jilbab dll,” ujarnya di akun Twitter @hilmi28.

Ustaz Hilmi Tolak Mustafa Kemal Dijadikan Nama Jalan di Jakarta, Eko Kuntadhi: Kalau Osama bin Laden Setuju?

Halaman: 
Penulis : Iskandar