logo


Viral Polisi Paksa Geledah HP Warga, ELSAM: Tindakan Sewenang-wenang!

ELSAM sebut tindakan mengakses sistem elektronik yang masih dalam penguasaan seseorang secara sengaja dan tanpa hak maka termasuk tindak pidana

19 Oktober 2021 05:30 WIB

Ponsel Android
Ponsel Android Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Belum lama ini, sebuah stasiun televisi swasta menayangkan penggeledahan acak yang dilakukan polisi kepada warga di Jakarta Timur. Dalam tayangan tersebut, seorang pemuda mengaku keberatan ponselnya di periksa secara paksa. Pemuda tersebut berdalih ponsel adalah bagian dari privasinya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) Wahyudi Djafar meminta agar kepolisian konsisten menjaga perlindungan hak atas privasi seseorang dalam menjalankan kinerjanya.

"Perlunya kepolisian untuk secara konsisten memastikan penghormatan dan perlindungan hak atas privasi dalam seluruh kerja-kerja kepolisian, termasuk dalam segala jenis tindakan upaya paksa," kata Wahyudi Djafar dalam keterangan tertulis, Senin (18/10/2021).


Dukung Polri Tindak Pinjol Ilegal, PPP: Lebih Sadis dari Rentenir

Wahyudi mengatakan bahwa segala tindakan mengakses sistem elektronik yang masih dalam penguasaan seseorang secara sengaja dan tanpa hak maka termasuk tindak pidana. Hal tersebut, kata dia, sudah diatur dalam Pasal 30 UU Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Pertanyaannya, apakah polisi memiliki hak untuk mengakses sistem elektronik seseorang dalam suatu tindakan penggeledahan?" ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa penggeledahan merupakan upaya paksa yang dilakukan oleh pihak penyidik atau kepolisian. Ia menyebut kondisi tersebut dapat dilakukan apabila seseorang tertangkap tangan atau dapat izin dari ketua pengadilan negeri setempat.

"Oleh karena itu tindakan polisi menggeledah secara paksa seseorang di tengah jalan, dan bukan bagian dari proses penyidikan, dapat dikatakan sebagai tindakan sewenang-wenang terhadap privasi seseorang," ujar Wahyudi.

Berang Difitnah di Medsos, Staf Ahli Menkominfo Bakal Lapor Polisi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati